Tingkatkan Kesehatan Ibu Hamil lewat Suplemen MMS

Sleman — Sebanyak 40 kader Posyandu dari Kalurahan Condongcatur mengikuti pertemuan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) di Aula Puskesmas Depok II, Jumat (20/6/2025). Kegiatan ini dipandu oleh bidan Lilis Rohani, yang menekankan pentingnya pemantauan kesehatan ibu hamil, khususnya terkait penggunaan suplemen baru Multiple Micronutrient Supplement (MMS).

Dalam paparannya, bidan Lilis menjelaskan bahwa mulai April 2025, suplemen Tablet Tambah Darah (TTD) bagi ibu hamil resmi digantikan dengan MMS. Suplemen ini mengandung zat besi, asam folat, vitamin D, kalsium, dan nutrien penting lainnya untuk mendukung kesehatan ibu dan janin.

“MMS terbukti lebih efektif dibanding TTD karena mampu mencegah anemia, menurunkan risiko bayi lahir prematur, berat badan lahir rendah, dan stunting,” ujar Lilis.

Ia juga menekankan pentingnya pemeriksaan rutin selama kehamilan, minimal enam kali, yaitu satu kali di trimester pertama, dua kali di trimester kedua, dan tiga kali di trimester ketiga.

Dalam sesi edukasi, Lilis memperkenalkan konsep “10 T”, indikator penting dalam memantau kehamilan adalah timbang berat badan, tensi (tekanan darah), tablet tambah darah/MMS, tingkat kesadaran ibu, tes laboratorium, tinggi fundus uteri, taksiran berat janin, tanda-tanda bahaya, tempat persalinan, dan transportasi menuju fasilitas layanan kesehatan

Jumirah, salah satu kader peserta, mengaku antusias dengan materi yang disampaikan.

“Ilmu yang kami terima hari ini sangat bermanfaat. Kami bisa memberi edukasi lebih baik kepada warga,” katanya.

Kegiatan ini diharapkan memperkuat peran kader P4K sebagai ujung tombak layanan kesehatan masyarakat, terutama dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi di wilayah Depok. (Tri Suhartati/KIM Depok)

image_pdfimage_print
Bagikan: