Sleman – Untuk mengoptimalisasikan peran Forum Koordinasi Pimpinan tingkat Kapanewon Tempel dalam menyelesaikan permasalahan sosial kemasyarakatan, Pemerintah Kapanewon Tempel kembali menggelar rapat yang dilaksanakan di Pendopo Kapanewon Tempel, Selasa (24/6/2025).
Rapat yang dipimpin oleh Panewu Tempel, Dakiri ini dihadiri oleh tiga orang anggota DPRD Kabupaten Sleman, Kapolsek Tempel, Danramil Tempel, perwakilan lurah se-Kapanewon Tempel, Kepala Jawatan Kapanewon Tempel, Kepala KUA, Kepala Puskesmas Tempel, Kepala UPT Pertanian Wilayah Tempel Seyegan, Kepala UPT Pengairan, Kepala UPT Pendidikan, dan KIM Senyum Tempel.
Penewu Tempel dalam sambutannya menyampaikan tentang perkembangan pembentukan Koperasi Merah Putih sudah terbentuk 100%.
“Kita sambut gembira pembentukan koperasi yang dikelola lewat Bumkal ini dengan harapan bisa berkontribusi dalam peningkatan Penghasilan Asli Daerah (PAD) di Kalurahan setempat,” ujar Dakiri.
Ia juga mengungkapkan program pembangunan rumah tidak layak huni di Kapanewon Tempel mendapatkan anggaran RTLH sebesar 527 juta rupiah, dan beberapa informasi terkait berbagai hal di Kapanewon Tempel.
“Untuk pelaksanaan musyawarah kalurahan atau Muskal RPKal dilaksanakan maksimal di bulan Juli. Selanjutnya upaya pencegahan stunting BKKBN mari selalu kita tingkatkan dengan mengoptimalkan gerakan orangtua asuh pengentasan stunting kemudian gerakan ayah teladan Indonesia,” kata Dakiri.
“Untuk program penambalan jalan yang berlobang terus kita optimalkan, dan yang berikutnya kami informasikan mengenai pencapaian tertib adminduk di Kapanewon Tempel yang sudah baik untuk dapat ditingkatkan lagi,” pungkasnya.
Selanjutnya, Kapolsek Tempel, AKP Gunawan Setyabudi, dan Danramil 04/Tempel, Kapten Infantri Edi Widodo secara berurutan menyampaikan perkembangan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Secara umum kondisi keamanan di wilayah Tempel tergolong kondusif aman terkendali hanya yang perlu menjadi perhatian dan masyarakat umum harus tahu maraknya peredaran uang palsu 100 ribuan yang rata-rata terjadi di counter hp dengan modus melakukan top up dana. Terakhir kita amankan tiga orang dari Magelang,”ujar Kapolsek Tempel.
Selanjutnya Danramil Tempel menyampaikan mengenai pelaksanaan TMMD yang sudah selesai dan berjalan lancar.
“Selain itu kami mengharapkan peningkatan pembinaan karakter yang berjenjang, serta pendampingan dan penguatan terhadap security atau tenaga pengamanan di sekolah,” ungkap Edi Widodo.
Pada kesempatan yang sama, salah satu anggota DPRD Kabupaten Sleman Komisi A, Wahyudi Kurniawan menegaskan tentang pentingnya Pancasila.
“Pemantapan nilai-nilai Pancasila dimasyarakat harus ditingkatkan dalam segala aspek kehidupan pemerintahan. Selanjutnya kami sampaikan bahwa adanya kehadiran anggota anggota dewan khususnya di dapil Tempel silakan diberdayakan. Salah satunya adalah dengan memberikan apresiasi penghargaan kepada anak-anak yang berprestasi disegala bidang di tingkat kalurahan ataupun kapanewon,” jelas Wahyudi. (Sih Budi Daryanto/Kim Tempel)


