Sleman – Puskesmas Depok II menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Kader Posyandu pada Kamis, (3/7/2025) bertempat di Aula Puskesmas Depok II. Kegiatan ini diikuti oleh 40 kader posyandu se-Kalurahan Condongcatur.
Perwakilan Puskesmas Depok II, Bernardeta Dewantari memberikan pemaparan mengenai mekanisme skrining kesehatan bagi peserta BPJS, baik Penerima Bantuan Iuran (PBI) maupun peserta mandiri. Ia menekankan pentingnya melakukan skrining kesehatan setahun sekali sebagai langkah preventif dalam menjaga kesehatan masyarakat.
Selain itu, Bernardeta juga memperkenalkan penggunaan aplikasi Satu Sehat sebagai sarana pendaftaran layanan kesehatan secara digital, termasuk untuk mengakses layanan CKG (Cek Kesehatan Gratis).
“CKG atau Cek Kesehatan Gratis merupakan layanan pemeriksaan kesehatan yang dapat diakses masyarakat secara cuma-cuma di puskesmas. Pemeriksaan ini meliputi beberapa indikator penting seperti pengukuran tekanan darah, gula darah, kolesterol, indeks massa tubuh (IMT), hingga skrining risiko penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes dan hipertensi,” jelas Bernardeta.
“Untuk dapat mengakses layanan ini, masyarakat terlebih dahulu perlu melakukan pendaftaran melalui aplikasi Satu Sehat yang terintegrasi dengan sistem layanan Kementerian Kesehatan,” sambungnya.
Rakor ini juga dimanfaatkan untuk menyusun dan mengoordinasikan agenda kegiatan seluruh Posyandu selama bulan Juli 2025. Seluruh kader bersama puskesmas berkomitmen memastikan semua program berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Melalui rakor ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara puskesmas dan kader posyandu. Sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan tingkat masyarakat, kader diharapkan terus aktif menyampaikan informasi dan memberikan layanan kesehatan yang merata dan optimal. (Tri Suhartati / KIM Depok)


