Rapat Koordinasi Muhammadiyah Sleman Evaluasi Program dan Rumuskan Aksi Strategis

Sleman — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sleman menggelar Rapat Koordinasi Daerah pada Minggu (6/7/2025) bertempat di Pendopo DPRD Sleman, Jalan Parasamya No. 1, Beran, Sleman. Agenda utama rapat adalah laporan dan evaluasi kinerja 24 Majelis dan Lembaga Muhammadiyah selama semester pertama tahun 2025 (Januari–Juni), serta penyusunan rencana aksi untuk semester berikutnya.

Acara ini menjadi forum penting di tingkat daerah untuk mengukur capaian program, menyinergikan langkah, dan memperkuat arah kebijakan organisasi. Dalam pengajian iftitah, H. Sukirman, M.A. mengutip pesan tokoh Muhammadiyah H. Djarnawi Hadikusumo bahwa Muhammadiyah itu kalau rapat, ditulis dan hasil rapat harus dilaksanakan.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat ideologi Muhammadiyah dan membangun hubungan antar-pengurus melalui prinsip ta’aruf, tafahum, ta’awun, dan takaful, sebagaimana tercermin dalam tafsir Surat Al-Hujurat oleh Prof. Yunahar Ilyas.

Wakil Ketua PDM Sleman, A.S. Ardani, M.A., dalam sambutannya menyampaikan bahwa gerakan Muhammadiyah harus terus merefleksikan nilai-nilai Al-Qur’an, termasuk dalam Surat Ali Imran ayat 104 yang menyerukan amar ma’ruf nahi munkar.

“Ciri gerakan Islam adalah membawa manfaat bagi umat. Maka program majelis dan lembaga harus disusun dengan orientasi maslahat,” ujarnya.

Ia juga mendorong penguatan koordinasi antar-majelis, termasuk dalam pengembangan ekonomi di tingkat cabang seperti yang telah dirintis di Minggir. Ardani menegaskan pentingnya menjaga ideologi Muhammadiyah agar setiap program tetap berada dalam bingkai dakwah Islam yang terorganisasi.

Sekretaris PDM Sleman, Arief Mahfud, memaparkan enam program unggulan PDM Sleman periode 2022–2027, yakni penguatan ideologi dan konsolidasi Persyarikatan (Cabang, Ranting, dan Ortom), pengadaan Gedung PDM Sleman, Digitalisasi tata kelola kantor, aset, dan kepegawaian, tata kelola keuangan terintegrasi oleh bendahara PDM, pengembangan amal usaha unggulan dan gerakan ekonomi masif, serta peningkatan kesejahteraan pegawai amal usaha bidang pendidikan.

Rapat kemudian dilanjutkan dengan pemaparan laporan masing-masing majelis dan lembaga terkait capaian program semester pertama serta rencana strategis untuk mendukung program unggulan hasil Musyawarah Daerah.

Forum ini menjadi momentum untuk menyatukan visi, menguatkan langkah, serta memperteguh peran Muhammadiyah dalam membawa maslahat bagi umat dan bangsa. (Arief Hartanto/KIM Kertomandiri Turi)

image_pdfimage_print
Bagikan: