MGM Akan Dimeriahkan Aktivitas Kesenian Merapi

Sleman – Pengelola Museum Gunungapi Merapi (MGM) di Banteng Desa Pakembinangun Kecamatan  Pakem Sleman memandang perlu kegiatan wisata di MGM dimeriahkan dengan pentas kesenian khas lereng Merapi.

“Minat pengunjung yang cukup besar ke Museum Gunungapi Merapi  waktu libur panjang lebaran akan kami dijadikan evaluasi untuk tahun selanjutnya. Karena banyaknya permintaan atau masukan untuk ditambah hiburan berupa kesenian asli dari lereng Merapi,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) MGM Suharno di Sleman, Minggu (26/7).

Menurut Suharno, pihaknya juga akan melakukan evaluasi mulai dari pelayanan wisatawan, pengaturan pedagang, maupun membahas masukan-masukan yang diterimanya.

“Salah satu masukan berupa permintaan penambahan suatu hiburan. Terutama di masa libur panjang, seperti Lebaran saat ini. Ada usulan untuk ditambah suatu hiburan kesenian,” katanya.

Suharno menambahkan hiburan tersebut di antaranya pentas kesenian dari warga lereng Merapi sendiri, seperti pentas uyon-uyon ataupun wayangan.

“Pentas kesenian ini dengan melibatkan komunitas-komunitas kesenian serta `stakeholder` lainnya yang ada di sekitar MGM. Ini baru sebatas wacana, mungkin Lebaran tahun depan baru bisa direalisasikan,” tambahnya.

Suharno mengatakan kunjungan wisatawan ke MGM sejak Sabtu (18/7) sampai Kamis (23/7) sudah melebihi enam ribu orang.

“Meski pengunjung sudah mulai berangsur menurun pada Rabu (22/7), namun keramaian akan terus berlangsung hingga awal Agustus mendatang. Rata-rata setiap harinya dua ribu orang tercatat. Kemudian mulai Rabu (22/7) mulai menurun, ada sekitar 1.700 orang,” katanya

Ia mengatakan prediksi masih banyaknya pengunjung ke MGM karena setelah selesainya libur Lebaran pada Minggu (26/7), kemudian di akhir Juli hingga awal Agustus `event` anak-anak sekolah yang melakukan Masa Orientasi Siswa (MOS).

“Sudah banyak masuk surat dari beberapa sekolah, beberapa sekolah sudah melakukan konfirmasi ke museum,” tutur Suharno.

image_pdfimage_print
Bagikan: