Rakorpim Gamping: Tegaskan Komitmen Dukung Program Bupati Sleman

Sleman – Rapat Koordinasi (Rakor) Pimpinan Kapanewon Gamping yang digelar di Aula Puskesmas Gamping I, Selasa (22/7/2025) menjadi ajang konsolidasi antara panewu, para lurah, dan stakeholder lintas sektor untuk menyamakan langkah dalam mendukung program prioritas Bupati Sleman yaitu “Sleman Dalane Alus, Dalane Padhang”.

Program ini bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur jalan dan penerangan wilayah demi mendukung mobilitas warga serta keselamatan dan kenyamanan lingkungan.

Panewu Gamping, Suyanto dalam sambutannya, menegaskan pentingnya rakor ini sebagai bentuk tanggung jawab kolektif. “Kita ingin program Bupati tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya khususnya masyarakat Gamping,” ujarnya.

Ia mendorong para lurah untuk memetakan wilayah yang memerlukan perbaikan jalan dan pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) secara prioritas dan tepat sasaran.

Diskusi dalam rakor juga menyinggung berbagai tantangan di lapangan. Beberapa wilayah masih memiliki ruas jalan yang belum layak, serta minimnya penerangan yang kerap menjadi penyebab rawan kecelakaan dan tindak kriminal. Kepala Kepolisian Sektor Gamping, AKP Bowo Susilo yang turut hadir menambahkan bahwa pencahayaan jalan yang memadai berkontribusi besar dalam menurunkan tingkat kejahatan malam hari.

Program Sleman Dalane Alus, Dalane Padhang merupakan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sleman terpilih, Harda Kiswaya dan Danang Maharsa, untuk periode 2025-2030. Memang tidak hanya soal aspal dan lampu penerangan jalan, namun juga mencerminkan kepedulian terhadap tata ruang, lingkungan, dan keselamatan publik yang akan mempercepat eksekusi program sesuai dengan skala kebutuhan di tiap kalurahan.

Melalui forum yang dihadiri Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sleman, Ani Martanti bersama anggota DPRD Sleman, Dara Ayu Suharto dan Banudoyo Manggolo, semangat kolaborasi antara pemerintah kalurahan, kapanewon, dan kabupaten kembali dipertegas. Program Sleman Dalane Alus, Dalane Padhang diharapkan bukan hanya menjadikan Gamping lebih baik secara infrastruktur, melainkan membangun kesadaran kolektif bahwa pelayanan publik harus menjangkau hingga ke lorong-lorong kampung dan berkelanjutan.

Sementara itu, Sumaryanto selaku Lurah Ambarketawang menekankan pentingnya pelibatan warga dalam pengawasan proyek. Ia pun menilai program tersebut mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Adanya jalan yang layak dan terang mendukung aktivitas perdagangan, memperlancar distribusi hasil pertanian dan Usaha Mikro Kecil Menengah setempat, serta menarik lebih banyak pengunjung ke wilayah Ambarketawang,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari tindak lanjut, dalam dua minggu ke depan setiap lurah diharapkan memetakan daftar titik prioritas dan menyerahkannya kepada tim teknis Kapanewon. Data itu nantinya akan digunakan dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Biaya Kalurahan serta sinkronisasi dengan bantuan kabupaten dan provinsi.

Di era pembangunan berbasis partisipasi dan transparansi, Kapanewon Gamping menunjukkan kesiapannya untuk menjadi contoh. Rakor pimpinan ini bukan hanya tentang membahas rencana, tapi menyusun masa depan yang lebih terang secara harfiah maupun simbolik.

“Kami berharap pembangunan kali ini benar-benar menyentuh wilayah-wilayah yang selama ini terabaikan. Karena infrastruktur yang baik akan memotong biaya transportasi dan membuka peluang ekonomi baru bagi warga,” tutup Sumaryanto. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)

image_pdfimage_print
Bagikan: