Klinik ‘Aisyiyah Panggeran Resmi Beroperasi, Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat Sleman

Sleman – Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah melalui Majelis Kesehatan resmi membuka Klinik Pratama ‘Aisyiyah Panggeran di Kalurahan Triharjo, Sleman, Jumat (1/8/2025). Peresmian klinik ini dihadiri oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Agus Taufiqurrohman, yang menekankan pentingnya kesadaran kesehatan berbasis medis.

Dalam tausiyahnya, Agus mengutip hadis Nabi tentang pentingnya menjaga kesehatan dan waktu luang. “Dua nikmat yang sering dilalaikan manusia adalah kesehatan dan waktu luang. Keduanya modal utama membangun peradaban,” ujarnya. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk berobat ke tenaga kesehatan profesional, bukan mengandalkan pengobatan non-ilmiah.

Agus menceritakan kontribusi Muhammadiyah di bidang kesehatan sejak 1919, dimulai dari relawan kebencanaan saat Gunung Kelud meletus. “Pada 1923, klinik sederhana didirikan di Notoprajan, Yogyakarta, sebagai cikal bakal PKU Muhammadiyah,” jelasnya.

Warsiti, Ketua Majelis Kesehatan ‘Aisyiyah sekaligus Rektor UNISA Yogyakarta, menyatakan klinik ini diharapkan menjadi pusat transformasi sosial. “Tidak hanya untuk berobat, tapi juga edukasi hidup sehat, gizi, dan kesehatan mental,” tegasnya.

Sementara itu, Widiastuti, Ketua PWA DIY, menekankan pentingnya tata kelola klinik yang profesional. “Manajemen harus tertib, pelayanan prima, dan berpihak pada masyarakat kecil,” ucapnya.

Agung Armawanta, Asisten Sekda Sleman Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, mengapresiasi kehadiran klinik ini. “Ini memperluas akses kesehatan yang terjangkau dan inklusif,” katanya. Ia berharap klinik dapat bersinergi dengan fasilitas kesehatan lain di Sleman.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua PDA Sleman Hanik Rosyada, Kadinkes Sleman Cahya Purnama, Dekan FKIK UMY Arlina Dewi, serta unsur Forkopimka Sleman. (Athiful/KIM Depok)

image_pdfimage_print
Bagikan: