Sleman – Padukuhan Sedogan menggelar kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan lingkungan sebagai upaya mendukung Program Kampung Iklim (ProKlim) nasional, Senin (4/8/2025). Acara yang berlangsung di Aula Kalurahan Lumbungrejo ini menghadirkan praktisi sukses dari Padukuhan Kuwang, peraih Juara 1 Kampung Iklim Kabupaten Sleman yang sedang dinilai sebagai calon penerima penghargaan tingkat nasional.
Dukuh Kuwang, Yosafat, berbagi pengalaman tentang bagaimana menggerakkan partisipasi warga dalam pengelolaan limbah rumah tangga, sedekah sampah, dan penghijauan lingkungan. “Kesadaran lingkungan harus tumbuh dari hal kecil seperti pemilahan sampah, pemasangan biopori, dan penanaman pohon, kemudian berkembang menjadi gerakan bersama,” jelasnya.
Suratman, Sekretaris Padukuhan Kuwang, menekankan pentingnya administrasi yang rapi sebagai kunci keberhasilan program.
“Empat dokumen wajib yaitu undangan, daftar hadir, notulen, dan dokumentasi harus selalu disiapkan. Administrasi yang baik akan memudahkan proses verifikasi,” tegasnya.
Warga Sedogan menyambut antusias kegiatan ini. Setiyanto, pengurus Kampung Iklim Sedogan, berharap ilmu yang didapat dapat diterapkan untuk meningkatkan status kampung mereka. “Kami ingin Sedogan menjadi Kampung Iklim yang mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan penyusunan rencana tindak lanjut, termasuk penguatan kelompok kerja ProKlim dan pelatihan lanjutan tentang pengelolaan sampah dan konservasi air. (Aiss/KIM Ceria Lumbungrejo, Tempel)


