Sleman – Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Tahun 2025, pada Jumat (8/8/2025) sampai dengan Sabtu (9/8/2025).
Keterlibatan PMI Depok dalam agenda penting ini merupakan wujud nyata sinergi antara organisasi kemanusiaan dan institusi pendidikan tinggi dalam upaya pembinaan karakter dan peningkatan kesadaran kemanusiaan di kalangan generasi muda.
Kegiatan PKKMB UNY 2025 tidak hanya berfungsi sebagai ajang pengenalan lingkungan akademik. Melainkan juga sebagai momentum strategis untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial, kemanusiaan, serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai situasi darurat.
Dalam kerangka tersebut, PMI Kecamatan Depok mengerahkan sejumlah relawan terlatih untuk memberikan edukasi dan pelatihan pertolongan pertama kepada mahasiswa baru, guna membekali mereka dengan kemampuan dasar yang esensial dalam penanganan kondisi kritis.
Salah satu relawan PMI Kecamatan Depok, Hening Yuliana yang berperan aktif dalam kegiatan ini menegaskan pentingnya peran serta mahasiswa sebagai agen perubahan yang memiliki kepedulian sosial tinggi.
“Melalui keterlibatan ini, kami berharap mahasiswa baru dapat menginternalisasi nilai kemanusiaan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan dalam berbagai kondisi. Sehingga kelak mereka tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga tangguh secara sosial,” ujarnya.
Dukungan dan apresiasi atas keterlibatan PMI tersebut juga disampaikan oleh pihak Universitas Negeri Yogyakarta. Dosen Departemen Pendidikan Fisika UNY, Tsania Nur Diyana menegaskan bahwa integrasi nilai kemanusiaan dalam pendidikan tinggi merupakan faktor krusial dalam pembentukan karakter mahasiswa.
“Keterlibatan PMI dalam PKKMB ini merupakan langkah strategis yang sangat kami hargai, karena selain memperkaya pengetahuan mahasiswa baru, juga memperkuat aspek karakter dan etika sosial yang menjadi pondasi utama dalam mencetak insan akademik yang berintegritas dan bertanggung jawab,” jelas Tsania.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan relawan PMI sangat relevan dengan tantangan kehidupan kampus dan masyarakat yang semakin kompleks.
“Kemampuan dasar pertolongan pertama yang diperoleh mahasiswa dapat menjadi modal penting dalam membangun jiwa kepemimpinan dan jiwa sosial yang aktif serta responsif terhadap dinamika sosial,” ungkapnya.
Keterlibatan PMI Kecamatan Depok dalam PKKMB UNY 2025 tidak hanya memperlihatkan sinergi yang harmonis antara lembaga kemanusiaan dan institusi pendidikan, tetapi juga mencerminkan komitmen bersama dalam membangun generasi muda yang berkualitas, berkarakter, dan siap berkontribusi positif bagi bangsa dan negara. (Athiful/KIM Depok)


