Sleman – SDN Margorejo di Kapanewon Tempel, Sleman, menjadi salah satu sekolah dasar yang konsisten melahirkan atlet bridge berprestasi di tingkat nasional. Melalui program ekstrakurikuler Mini-Bridge yang diajarkan sejak kelas tiga, sekolah ini telah mencetak juara-juara muda yang bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
Marsilah, guru olahraga yang telah pensiun namun tetap aktif melatih ekstrakurikuler Mini-Bridge, menjelaskan bahwa permainan ini dirancang untuk melatih disiplin, strategi, dan kerja sama tim sejak dini.
“Mini-Bridge menyederhanakan aturan bridge standar dengan menghilangkan fase bidding yang rumit, sehingga lebih mudah dipelajari anak-anak,” ujarnya, Sabtu (9/8/2025).
Sejak diperkenalkan pada 2005, tim Mini-Bridge SDN Margorejo telah mencatatkan prestasi gemilang. Mereka lima kali berturut-turut menjadi juara provinsi DI Yogyakarta, bahkan meraih gelar juara nasional pada 2006.
“Banyak alumni kami yang kini bermain di tingkat yunior dan senior, bahkan ada yang menjadi pelatih bagi adik-adiknya di sini,” tambah Marsilah.
Beberapa siswa bahkan telah masuk Pelatnas (Pelatihan Nasional) dan diproyeksikan mewakili Kabupaten Sleman di Pekan Olahraga Daerah (PORDA) mendatang. Prestasi terbaru mereka termasuk meraih juara nasional tingkat yunior di Malang dan Surakarta.
Keberhasilan SDN Margorejo dalam membina atlet bridge muda menunjukkan bahwa pengenalan olahraga otak sejak dini dapat membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga terlatih dalam strategi, kesabaran, dan kerja sama tim. (Sadhono Hadi/KIM Senyum Tempel)


