Paguyuban SKPD Lepas Bupati dan Wakil Bupati

Lepas KenalSleman – Secara resmi Paguyuban SKPD dan Paguyuban Camat se Kabupaten Sleman melepas Bupati Drs H Sri Purnomo MSI dan Wakil Bupati Yuni Satia Rahayu SS MHum serta menyambut penjabat Bupati yang baru Ir Gatot Saptadi di pendopo Parasamya Pemkab Sleman, Senin (10/8) malam. 

Sebelumnya pada siang harinya usai serah terima jabatan para pejabat dan Camat dipimpin Sekda Sleman juga mengantar Sri Purnomo ke rumah kediaman di Jaban Tridadi Sleman dan mengantar Yuni Satia Rahayu ke rumah kediaman Pugeran Maguwoharjo Depok Sleman.

Dalam kesempatan pisah sambut Gatot didampingi istri merasa bahwa di Sleman sudah tidak asing lagi baginya karena tinggal di Jl Beo Caturtunggal Depok Sleman selain juga banyak pejabat Sleman yang sudah kenal lama bahkan ada yang teman sekolah. Sehingga hal ini akan menjadi modal awal untuk bisa saling komunikasi dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Sleman.

Menurut Gatot banyak keberhasilan dan prestasi yang telah dicapai oleh kepemimpinan terdahulu hal ini tentu mendapat dukungan penuh dari para pejabat SKPD di Sleman dan loyalitas ini ke depan perlu dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi untuk mendukung organisasi dapat berjalan dengan baik dan dapat menjalankan tugas secara bersama-sama.

“Yang terpenting dalam masa transisi ini pelayanan masyarakat dapat berjalan secara normal dan dapat mengawal demokrasi secara aman, damai dan adil,” kata Gatot.

Sementara itu Sri Purnomo merasakan cepatnya waktu selama 5 tahun menjalankan amanah sebagai Bupati Sleman. Selama 5 tahun kebersamaan dalam menjalankan roda pemerintahan bisa dijalani dengan baik. Banyak juga permasalahan yang muncul dan semakin lama pekerjaan akan semakin bertambah banyak dan komplek namun denganprofesionalitas aparat birokrasi di Sleman dan kepemimpinan penjabat Bupati Sleman ke depan diharapkan dapat meraih keberhasilan yang lebih baik lagi.

Tidak lupa Sri Purnomo juga menyampaikan terima kasih atas kerjasama yang telah terbangun dan berharap silatruahmi tetap terjalin selamanya. Hal yang sama disampaikan Yuni Satia Rahayu saat berpamitan kepada para pejabat SKPD dan Camat di Sleman, yang menyampaikan terima kasih atas bantuan dan kerjasama serta mohon maaf bila ada kesalahan dan telah menyinggung perasaan.

Banyak hal yang telah didapat dari Sleman yang menjadi pengalaman berharga yang dapat memperkaya pengalaman dalam memecahkan berbagai persoalan dan mencari solusi pemecahannya. Yuni menitipkan pesan kepada penjabat Bupati Sleman perlunya melanjutkan program Sleman ramah anak yang telah diaksanakan selama ini karena masih perlu berbagai pembenahan.

“Yang terpenting bagaimana anak-anak di Sleman bisa aman, selamat, bisa mendapat jaminan pendidikan dan jaminan kesehatan,” kata Yuni.

Sebagai Wakil Bupati, Yuni juga sebagai Ketua Tim Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten, selama ini tim tingkat Kecamatan, Desa dan Dusun telah terbentuk namun untuk tingkat Dusun dalam pelaksanaannya masih perlu pembenahan. Dirinya bersama tim telah punya data kemiskinan di Sleman yang mencapai 11,85 %. Data ini bisa dipakai sebagai pedoman dalam berbagai program pengentasan kemiskinan maupun dalam penyaluran raskin di Sleman.

Selain itu juga telah terbentuk satgas anti narkoba di tingkat Kecamatan, desa dan sekolah untuk membantu penanganan penyalahgunaan narkoba secara intensif. Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan cinderamata dari paguyuban SKPD yang diserahkan oleh Sekda Sleman, cinderamata dari Dharma Wanita Persatuan Sleman yang diserahkan oleh Ketuanya Hj Sunartono, Cinderamata dari BPD Cabang Sleman, dari Bank Sleman, dari PDAM Sleman dan dari Paguyuban Camat.

image_pdfimage_print
Bagikan: