Sleman – Sebanyak 25 penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Padukuhan Dukuh, Kalurahan Margoagung, Seyegan, mengikuti sosialisasi administrasi kependudukan dan pembuatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) pada Selasa (26/8/2025). Kegiatan kolaboratif ini menghadirkan perwakilan dari Jawatan Umum Kapanewon Seyegan dan pendamping PKH setempat.
Siti Rohmah, Kepala Jawatan Umum Kapanewon Seyegan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari prestasi Padukuhan Dukuh sebagai juara 2 Kegiatan Sisir Adminduk tahun 2022.
“Tingkat kesadaran warga terhadap tertib administrasi kependudukan di sini cukup tinggi,” ujarnya.
Data Dukcapil menunjukkan masih terdapat kekurangan dokumen kependudukan yang perlu dilengkapi, antara lain 7 anak yang belum memiliki Kartu Identitas Anak (KIA), 10 Kartu Keluarga (KK) tanpa lampiran akta pernikahan, dan 11 KK tanpa akta cerai.
“Sasaran IKD adalah generasi muda yang aktif menggunakan android dan melek teknologi,” jelas Siti mengenai kriteria peserta yang diundang. Dari total 80 KPM PKH di wilayah tersebut, hanya 25 orang yang memenuhi kriteria untuk mengikuti sosialisasi IKD.
Dalam kesempatan tersebut, Siti juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menjaga keamanan data digital.
“Jangan menanggapi pesan dari nomor tidak dikenal, meskipun menyertakan data identitas kita dengan benar, karena berpotensi dimanfaatkan untuk kejahatan,” pesannya.
Sukron, Pendamping PKH wilayah Margoagung, menambahkan bahwa penyaluran Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) masih dalam proses akibat migrasi penyaluran dana dari Kantor Pos ke sistem ATM.
“Beberapa penerima manfaat sudah menerima kartu ATM namun dananya belum terisi,” jelasnya.
Ke depan, Kalurahan Margoagung berencana mengadakan Safari Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (Gisa) di setiap padukuhan untuk memudahkan warga melengkapi dokumen kependudukan. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)


