Sleman – Sebanyak 12 guru Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (Ismuba) Kabupaten Sleman mengikuti Training of Trainers (ToT) Pembelajaran Mendalam yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Non-Formal (Dikdasmen-PNF) PWM DIY.
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, Jumat (29/8) sampai dengan Minggu (31/8), di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Yogyakarta, Tirtomartani, Kalasan, Sleman.
Wakil Ketua PWM DIY, Gita Danu Pranata menyampaikan bahwa peran guru Ismuba sangat penting dalam menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan global.
Menurutnya, guru tidak sekadar mengajarkan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan keterampilan hidup yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Melalui pembelajaran mendalam, kita ingin menanamkan nilai gigih, rendah hati, menjunjung kebenaran, serta mengutamakan kemanusiaan. Dengan cara itu, murid tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang dalam sikap dan keputusan,” tegasnya.
Gita juga menambahkan bahwa konsep pembelajaran mendalam harus terintegrasi dengan teknologi, pedagogi, dan penguasaan materi atau Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK).
“Guru perlu bertransformasi menjadi pendamping belajar yang mampu menghadirkan suasana kelas menyenangkan, berpusat pada murid, serta selaras dengan budaya dan nilai masyarakat,” imbuhnya.
Pelatihan ini difokuskan pada penguatan pemahaman konsep pembelajaran mendalam, penyusunan rencana pembelajaran dan asesmen, serta praktik simulasi pembelajaran di kelas.
Dengan pendekatan ini, menurut Gita, guru Ismuba diharapkan mampu menjadi trainer yang mengimbaskan keterampilan dan pengalaman kepada guru Ismuba lain di seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta.
Ia menegaskan bahwa ToT ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru Ismuba SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK se-DIY agar lebih adaptif terhadap kebutuhan abad 21.
“Diharapkan, penguatan kapasitas ini akan memperkokoh kualitas pendidikan Muhammadiyah yang menyeimbangkan ilmu, iman, dan akhlak mulia, sekaligus menyiapkan generasi muda menghadapi masa depan dengan percaya diri,” pungkasnya. (Athiful/KIM Depok)


