Sleman – Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, melaksanakan penanaman bambu secara simbolis di bantaran Kali Kampung Gandekan, Nayan, Maguwoharjo, Depok, Sleman, pada Minggu (31/8/2025).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya nyata Pemerintah Kabupaten Sleman dalam membangun kawasan tanggap bencana sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Danang menjelaskan, bahwa penanaman bambu merupakan langkah strategis untuk mengurangi risiko bencana, khususnya banjir dan erosi di sekitar aliran sungai.
Menurutnya, meskipun manfaat bambu tidak dapat dirasakan secara instan, namun dalam jangka panjang tanaman ini akan memberikan kontribusi besar dalam menjaga kestabilan tanah di sekitar bantaran kali.
“Gerakan menanam bambu ini bukan hanya sekadar menambah penghijauan, tetapi juga bagian dari mitigasi bencana. Akar bambu mampu memperkuat tanah, mengurangi abrasi dan erosi, sekaligus menahan laju air ketika debit sungai meningkat,” jelas dia.
Danang menekankan manfaat ekologis bambu dalam meredam dampak perubahan iklim.
“Harapan kami, ke depan tanaman ini mampu memberikan manfaat besar bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” tambahnya.
Danang juga mengapresiasi partisipasi aktif warga Kampung Gandekan yang telah mendukung kegiatan ini. Ia menilai kebersamaan pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kebersihan, kelestarian, serta keberlanjutan lingkungan hidup.
“Kami berterima kasih kepada warga yang telah berinisiatif menjaga lingkungannya. Kerja sama ini penting agar sungai ini tetap bersih, aman, dan lestari, sehingga tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat di kemudian hari,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Danang berharap dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya peran vegetasi dalam menjaga keseimbangan alam.
“Penanaman bambu di bantaran kali diharapkan menjadi langkah nyata yang tidak hanya bermanfaat untuk lingkungan, tetapi juga untuk kualitas hidup masyarakat di masa mendatang,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, turut hadir Panewu Depok Djoko Muljanto dan Pj. Lurah Maguwoharjo Muhammad Falak Susanto, Dukuh Nayan Mifta Aliefenia Basuki, beserta pengurus RW 24 Gandekan. (Athiful/KIM Depok)


