Seyegan – Pemerintah Kalurahan Margoagung, Sleman, menggelar Malam Tirakatan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-79 di Balai Kalurahan setempat pada Sabtu (6/9/2025). Acara yang mengusung tema “Sengkut Gumregut Mbangun Desa” ini dihadiri oleh Panewu Anom Kapanewon Seyegan, Agung Wijaya, perangkat kalurahan, serta tokoh masyarakat setempat.
Lurah Margoagung, Djarwo Suharto, menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh unsur kelembagaan dan masyarakat dalam penyelenggaraan peringatan ini.
“Semangat kebersamaan dan keguyuban menjadi fondasi untuk membangun Margoagung yang lebih baik dan bersinar, sesuai dengan slogan MBS (Margoagung Bersih Sehat),” ujarnya.
Carik Margoagung, Aditya Arif Perdana, membacakan sejarah singkat kalurahan yang merupakan hasil penggabungan tiga kalurahan lama yaitu Watukarung, Ngino, dan Gentan pasca kemerdekaan Indonesia. Pemilihan lurah pertama secara langsung pada 7 September 1946 menjadi penanda hari jadi kalurahan ini.
Panewu Anom Agung Wijaya dalam sambutannya menekankan makna filosofis dari tradisi tumpengan sebagai pembuka hajat.
“Tumpeng mengajarkan kita untuk senantiasa bertindak lurus, benar, dan jujur, serta mengingat bahwa segala niat dan usaha harus dikembalikan kepada kehendak Allah SWT,” jelasnya.
Acara dilanjutkan dengan pembacaan tahlil dan doa bersama yang dipimpin oleh Dr. Muhammad Ridwan, dosen UNS, serta pemotongan tumpeng sebagai simbol harapan menuju masa keemasan Margoagung yang rukun, tentram, dan sejahtera. (Sulistiyono/KIM Seyegan)


