Penting Mami Papi Sari, Sebuah Inovasi Pencegahan Stunting Kalurahan Sendangsari

Sleman – Masalah stunting masih menjadi isu dan perhatian yang besar di level pemerintah pusat hingga desa/kalurahan. Pelbagai upaya untuk melakukan intervensi, baik secara preventif maupun kuratif terus dilakukan agar target zero stunting dapat tercapai.

Penyuluhan stunting dan edukasi gizi masyarakat merupakan salah satu upaya pencegahan stunting yang dilakukan Pemkal Sendangsari. Acara yang dihelat pada, Kamis (11/9/2025) di Aula Kalurahan Sendangsari ini, menghadirkan pamong kalurahan, unsur BPKal, unsur PKK, pendamping kalurahan, kader kesehatan maupun balita dan orangtua yang menjadi sasaran upaya penurunan stunting.

Kamituwa Sendangsari, Basuki mewakili Lurah Sendangsari mengatakan, acara edukasi stunting ini penting mengingat masih adanya balita di Sendangsari yang masuk kategori stunting.

“Saat ini menurut data yang ada di kami, di Sendangsari masih ada 12 balita yang masuk kategori stunting. Ini menjadi perhatian yang serius bagi pamerintah kalurahan untuk melakukan intervensi dengan berbagai program dalam rangka penurunan angka stunting di Sendangsari,” terangnya.

Nutrisionis Puskesmas Minggir, Frida Hartiningrum yang menjadi narasumber menyampaikan perlunya inovasi untuk mencegah stunting. “Untuk menciptakan generasi penerus yang sehat dan bebas stunting, ada beberapa hal yang dapat digunakan untuk meminimalisir potensi stunting pada anak,” katanya.

“Kita menyebutnya formula ABCDE. A yaitu Aktif minum tablet tambah darah bagi remaja putri dan ibu hamil, B yaitu Bumil teratur periksa kehamilan minimal enam kali selama kehamilan. C yaitu Cukupi protein hewani bagi bayi diatas usia enam bulan, D yaitu Datang ke posyandu untuk melakukan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak. E yaitu Eksklusif ASI selama enam bulan hingga usia dua tahun,” terang Frida.

Dalam kegiatan ini juga di re-launching sebuah inovasi dan gerakan pencegahan stunting di Kalurahan Sendangsari dengan nama “Penting Mami Papi Sari”. Sebuah program yang telah digagas sejak tahun 2024 dan masih berjalan sampai saat ini.

Program ini bertujuan untuk memastikan pertumbuhan optimal anak-anak di Sendangsari melaui pendekatan holistik yang melibatkan pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil, ASI eksklusif, makanan pendamping ASI, imunisasi, pemantuan pertumbuhan di posyandu dan perilaku bersih dan sehat. Program ini mendorong intervensi Pemkal Sendangsari dalam pencegahan dan penurunan angka stunting secara komprehensif dan berkelanjutan.

Selain penyuluhan stunting dan edukasi gizi, para balita sasaran yang hadir juga diberikan makanan tambahan sesuai dengan takaran gizi balita. Secara simbolis, pemberian makanan tambahan balita diserahkan oleh Ketua TP PKK Sendangsari, Nani Yuningsih. Dengan pemberian makanan tambahan ini harapannya ada peningkatan status gizi balita sekaligus edukasi bagi orangtua untuk memberikan makanan yang seimbang bagi anak-anaknya. (Sardiyanto/KIM Sendangsari Minggir)

image_pdfimage_print
Bagikan: