Sleman – Pemerintah Kapanewon Depok, Sleman, menggelar patroli malam selama dua hari pada 10 dan 12 September 2025 untuk meminimalisir pembuangan sampah liar. Kegiatan ini melibatkan Linmas Kalurahan, Babinsa, Babinkamtibmas, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman.
Isti Fajaroh, Kepala Jawatan Kemakmuran Kapanewon Depok, menegaskan bahwa masalah sampah di wilayahnya tidak dapat diatasi oleh satu institusi saja.
“Patroli Sampah Liar ini telah kami lakukan berkali-kali dengan tujuan menekan pembuangan sampah yang tidak pada tempatnya. Dengan kegiatan ini, kami berharap Depok dapat minim sampah liar,” ujarnya.
Lokasi patroli difokuskan pada area rawan pembuangan sampah sembarangan. Di Kalurahan Caturtunggal, patroli menyusuri Selokan Mataram dari perempatan Seturan, depan Gereja Katolik Maria Asumta, hingga Jembatan Babarsari. Sementara di Maguwoharjo, patroli berpusat di sekitar Dusun Jenengan, dari pinggir Jalan Ring Road hingga menuju Stadion Maguwoharjo.
Muhammad Falak Susanto, Penjabat Lurah Maguwoharjo, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat.
“Saya berharap kita tidak menemukan pelanggar malam ini. Jika pun ada, mohon dilakukan pembinaan agar mereka jera dan tidak mengulangi perbuatannya,” ujarnya.
Falak menekankan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting mewujudkan Depok Tanpa Sampah Liar. Sinergi dan partisipasi semua pihak, termasuk kesadaran warga untuk saling mengingatkan, dinilai krusial dalam menciptakan ketertiban dalam pengelolaan sampah. (Adi Yananta/KIM Depok)


