Kemarau Panjang, Anggrek Merapi Diinfus

Sleman – Kemarau panjang yang melanda wilayah Sleman sekitar dua bulan terakhir, turut berimbas terhadap budidaya anggrek Vanda Tri Color.  Untuk menjaga kelangsungan hidup tanaman endemik Merapi ini, petani memberikan infus air yang diambil dari Bukit Turgo. Penginfusan anggrek ini dilakukan sejak satu bulan terakhir, dan hasilnya cukup efektif.

“Airnya, langsung diambil dari mata air berjarak tiga kilometer dari sini, dan sudah terhubung pipa. Jadi tidak perlu naik-turun untuk mengambil air,” kata Musimin (45), salah satu pembudidaya anggrek asal Dusun Turgo, Desa Purwobinangun, Kecamatan Pakem, Sleman, Selasa (24/8).

Infus anggrek ini membutuhkan air sebanyak lima liter per minggu. Sampai saat ini sudah ada sekitar 23 tanaman anggrek Merapi yang diadopsi oleh penduduk. Dia menyarankan kepada masyarakat yang ingin mengadopsi anggrek Vanda Tri Color agar menunggu musim hujan tiba.

image_pdfimage_print
Bagikan: