Kapolsek dan Lurah Redam Perselisihan Suporter PORKAL di Sleman

Sleman – Perselisihan antarsuporter dua dusun dalam rangkaian Pekan Olahraga Kalurahan (PORKAL) di Kalurahan Sinduharjo, Kapanewon Ngaglik, berhasil diredam melalui mediasi yang dipimpin Kapolsek Ngaglik Yuliyanto dan Lurah Sinduharjo Sudarjo pada Sabtu (13/9/2025).

Proses mediasi yang digelar di Pendopo Kalurahan Sinduharjo tersebut dihadiri seluruh dukuh setempat serta perwakilan dari kedua kelompok suporter yang berselisih. Dalam pertemuan itu, Yuliyanto menegaskan pentingnya menjaga esensi PORKAL sebagai ajang mempererat persaudaraan antarvarga.

“Olahraga harus jadi pemersatu, bukan pemicu perpecahan. Perselisihan suporter bukan budaya kita. Mari kita bangkitkan kembali rasa persaudaraan, saling memaafkan, dan menjaga nama baik Sinduharjo sebagai kalurahan yang rukun dan damai,” ujar Yuliyanto.

Sudarjo menambahkan bahwa warga harus lebih bijak dalam mendukung tim masing-masing. Menurutnya, kemenangan sejati bukan diukur dari skor pertandingan, melainkan dari eratnya persaudaraan yang tercipta.

“Semangat kebersamaan jauh lebih penting. PORKAL ini wadah untuk memperkuat silaturahmi, bukan arena untuk menanam permusuhan,” tuturnya.

Pertemuan tersebut berakhir dengan kesepakatan damai. Kedua pihak suporter yang berselisih saling berjabat tangan sebagai tanda berakhirnya perseteruan. Dukuh se-Kalurahan Sinduharjo juga berkomitmen untuk lebih aktif mengawal warganya agar setiap kegiatan berlangsung aman dan tertib.

Sinergi antara Polsek Ngaglik, pemerintah kalurahan, dan tokoh masyarakat ini mendapatkan apresiasi luas. Dengan berakhirnya perselisihan, situasi di Kalurahan Sinduharjo kembali kondusif dan harmonis. (ESK/KIM DSN Ngaglik)

image_pdfimage_print
Bagikan: