Sleman Raih Juara Umum Cabang Angkat Berat PORDA DIY 2025

Sleman – Bupati Sleman Harda Kiswaya melakukan monitoring langsung pada hari kedua Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XVII DIY 2025 Cabang Angkat Berat yang digelar di GOR Condongcatur, Depok, Minggu (14/9/2025). Dalam kunjungannya, Harda didampingi Kepala Badan Keolahragaan dan Pemuda (BKAD) Sleman Abu Bakar.

Harda Kiswaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalam penyelenggaraan pertandingan di Sleman.

“PORDA XVII DIY 2025 yang salah satu venue-nya berada di Kabupaten Sleman merupakan suatu kehormatan bagi kami. Saya berpesan kepada para atlet agar selalu menjunjung tinggi sportivitas sebagai bekal untuk memperkuat Kontingen DIY menuju PON,” ujarnya.

Abu Bakar, Ketua BKAD Sleman sekaligus Ketua Persatuan Angkat Besi dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABERSI) Sleman, menyampaikan harapan agar atlet Sleman mampu meraih hasil maksimal dan menjadi juara umum cabang angkat berat.

Reno Candra Sangaji, Ketua Umum PABERSI DIY yang juga Lurah Condongcatur, menegaskan bahwa PORDA bukan hanya ajang kompetisi tetapi momentum melahirkan bibit unggul baru.

“Harapan kita ke depan, Angkat Berat DIY semakin solid dan profesional. Target kita pada PON 2028 nanti, atlet DIY harus mampu merebut medali emas,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Reno juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh sponsor yang telah mendukung penyelenggaraan PORDA Cabang Angkat Berat di Condongcatur.

Hasil pertandingan menunjukkan kontingen Kabupaten Sleman menjadi juara umum dengan meraih 5 dari 9 medali emas yang diperebutkan. Kontingen Bantul meraih 3 medali emas, sementara Kota Yogyakarta memperoleh 1 medali emas.

Peraih medali emas untuk kategori putri adalah Aulia Rifdah Khoirunnisa (Sleman) kelas 57 kg, Endang Tri Titi Lestari (Bantul) kelas 69 kg, dan Rika Febriani (Sleman) kelas 84 kg. Untuk kategori putra, medali emas diraih oleh Rudiyanto (Bantul) kelas 59 kg, Aris (Sleman) kelas 66 kg, Rismanto (Kota Yogyakarta) kelas 74 kg, Hilarius Yanuar (Sleman) kelas 83 kg, Didik Suliyadi (Sleman) kelas 93 kg, dan Muh Rofik (Bantul) kelas 105 kg. (Wasana/KIM Depok)

image_pdfimage_print
Bagikan: