Sleman – Kapanewon Depok bersama BAZNAS Sleman, serta donatur bantuan sosial Bank BPD Condongcatur dan Bank Sleman, memberikan bantuan kepada perwakilan warga miskin dan lansia terlantar atau kurang mampu. Bantuan tersebut diserahkan pada, Selasa (16/9/2025) di ruang Gedung Anglocitatama, Kapanewon Depok.
Santunan diserahkan secara simbolis kepada Ninik Wahyuningsih selaku warga tidak mampu, kemudian salah satu warga Kledokan CT, Sutarmi, dan lansia kurang mampu.
Hadir pada acara ini Panewu Depok, Panom Depok, Wakil Ketua Baznas Sleman, KH Muhyi Darmaji, Kepala Bank BPD CC, Perwakilan Bank Sleman dan seluruh karyawan Kapanewon Depok.
Staf Jawatan Praja, Agung Nugroho menuturkan bahwa beberapa santunan telah diberikan secara langsung kepada tujuh lansia kurang mampu,dan tiga anak yatim tidak mampu, di wilayah Kapanewon Depok.
Panewu Depok, Djoko Muljanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa bertepatan dengan momentum peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, pihaknya bersyukur dapat memberikan sebagian rejeki untuk mereka yang membutuhkan.
“Kita bisa hadir saling melengkapi berbagi menyisihkan sebagian milik kepunyaan kita. Untuk itu kami ucapkan terima kasih kepada Bank BPD CC dan Bank Sleman yang telah menjadi donatur dalam acara ini, serta semua pihak yang telah membantu,” ujarnya.
“Gerakan kemanusiaan ini akan kami lakukan terus menerus sampai dapat menjangkau masyarakat dengan kriteria tersebut di atas. Untuk itulah data dari kalurahan terkait hal ini sangat kami butuhkan dan jangan sampai terlewatkan,” sambung Djoko.
Sementara Wakil Ketua 3 (Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan) BAZNAS Sleman, Muhyi Darmaji menyampaikan saat ini seluruh ASN Kabupaten Sleman dipotong 2,5% dari gaji saja.
“Hal itu berdasarkan Instruksi Bupati Sleman untuk menyempurnakan zakat bagi seluruh ASN. Maka 2,5% akan dipotongkan dari seluruh penghasilan yang diterima, termasuk dari TPP dan tukin, disampaikan untuk Kapanewon Depok. Alhamdulillah hal ini telah terlaksana,” ujar Muhyi. (Adi Yananta / KIM Depok)


