Sleman – Satu lagi jenis produk makanan yang menjadi unggulan di Kabupaten Sleman, yaitu jagung crispy dari Bangunkerto. Meski belum terkenal, produk jagung crispy cukup menjanjikan hasil yang lumayan dan ditetapkan menjadi produk unggulan UUPKS di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Usahanya memang masih dikerjakan secara manual dengan peralatan sederhana tetapi ternyata hasilnya cukup menggembirakan bahkan bisa berinovasi dengan produk yang dihasilkannya.
Ya itulah produk jagung crispy yang dibuat oleh Titik Kuswandari warga Dusun Ngablak Desa Bangunkerto Turi, Kabupaten Sleman. Bahkan jagung cripsy produksi Titik ini telah ditetapkan sebagai produk makanan unggulan UUPKS DIY.
“Ya sejak tanggal 22 Februari 2014, jagung cripsy produksi saya sudah ditetapkan menjadi produk unggulan UUPKS di DIY,” kata Titik, kepada tim Humas Kabupaten Sleman dan wartawan di tempat usahanya, Selasa (25/3) kemarin.
Jagung cripsy produksi Titik, memang termasuk makanan sehat karena dibuat tanpa bahan pengawet dengan bahan baku jagung manis, terigu, telur dan mentega.
“Kami membuat secara manual jagung manis diblender kemudian dicampur dengan terigu, mentega dan telur dibuat adonan dan kemudian dibuat lempengan, sebelum digoreng,” kata Titik.
Dengan jumlah tenaga sebanyak 3 sampai 4 orang, bisa memproduksi 10 sampai 25 kg jagung crispy sehingga perbulan produknya antara 2 sampai 3 kwintal.
“Dengan hasil produksi seperti itu omset penjualan bisa mencapai Rp6 juta per bulan dan kalau orderan lagi banyak omsetnya bisa lebih dari Rp 6 juta,” kata Titik.
Dikatakan Titik, usaha pembuatan jagung crispynya ini mulai dibuat sejak tahun 2008 dan semakin berkembang dengan inovasi baru hingga saat ini. Selain rasa original (gurih) varian rasa jagung crispy ada yang pedes dan manis. Dan varian terbaru adalah jagung crispy daun katuk yang diperuntukkan bagi ibu-ibu yang menyusui.
“Jagung crispy daun katuk ini banyak dijadikan contoh makanan oleh petugas Puskesmas di Turi terutama bagi ibu-ibu menyusui,” tuturnya.
Selama ini, lanjut Titik, produknya yang diberi label Adhista Snack Jagung Crispy juga sudah mendapat sertifikat dari Dinas Kesehatan dan label halal masih dalam proses ini sudah banyak dijumpai di beberapa toko dan supermarket di DIY.
Sementara untuk bahan baku jagung manis diakui Titik diambil dari Magelang dan Klaten. Untuk jagung manis dipilih yang belum terlalu tua dan tidak terlalu muda sehingga prosesnya lebih mudah dan hasil cripsynya juga lebih enak.


