Sleman – Forum Koordinasi Kampung Siaga Bencana (FK KSB) Kabupaten Sleman menggelar musyawarah pemilihan pengurus untuk periode 2025–2028 pada Kamis, (18/9/2025), di Ruang Nakula, Dinas Sosial Kabupaten Sleman. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Dinas Sosial Kabupaten Sleman, seluruh pengurus FK KSB, dan perwakilan Kampung Siaga Bencana (KSB) dari berbagai wilayah di Sleman.
Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Sigit Indarto menegaskan pentingnya memperkuat peran KSB dalam membangun masyarakat yang siaga dan tangguh menghadapi potensi bencana.
“KSB adalah ujung tombak kesiapsiagaan di tingkat masyarakat. Peran FK KSB sangat vital sebagai wadah koordinasi dan sinergi bersama pemerintah,” ujarnya.
Selanjutnya, Ketua FK KSB Sleman periode sebelumnya, Sriyono Hadi Susilo menyampaikan laporan pertanggungjawaban dan progress kinerja FK KSB Sleman tahun 2023–2025.
Laporan tersebut meliputi berbagai program peningkatan kapasitas relawan, kegiatan mitigasi berbasis masyarakat, hingga penguatan koordinasi antar-KSB di Sleman. Setelah disampaikan, laporan secara resmi diterima forum dan dilakukan serah terima laporan pertanggungjawaban.
Memasuki agenda utama, prosesi musyawarah atau sidang pemilihan pengurus FK KSB Sleman periode 2025–2028 dipimpin oleh Wahyudin. Forum sepakat menggunakan mekanisme aklamasi sebagai bentuk musyawarah mufakat.
Dari hasil sidang, forum secara bulat menetapkan Sriyono Hadi Susilo untuk kembali memimpin FK KSB Sleman hingga tahun 2028. Keputusan ini menandai kepemimpinan Sriyono untuk dua periode berturut-turut.
Ketua FK KSB terpilih, Sriyono dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program yang sudah berjalan serta mengembangkan strategi baru dalam memperkuat ketangguhan masyarakat Sleman.
“Kami akan terus berupaya menjadikan FK KSB sebagai motor penggerak kesiapsiagaan bencana, memperkuat jaringan relawan, serta memastikan setiap KSB di Sleman siap dan sigap menghadapi tantangan bencana ke depan dengan menguatkan Tim Reaksi Cepat,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan ramah tamah dengan KSB se-Kabupaten Sleman, sebagai simbol kebersamaan dan semangat baru FK KSB Sleman dalam menjalankan tugas pada periode kepengurusan mendatang. (ESK – KIM DSN NGAGLIK)


