JEGETZ “Jumantik Kaget” Kembali Digelar, Wujudkan Lingkungan yang Zero Jentik

Sleman – Kader Jumantik Tanjung II Karangasem Gempol semakin aktif dalam upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Hal itu diwujudkan melalui kegiatan Jumantik Kaget atau Jegetz yang kembali digelar pada, Selasa (23/9/2025), di wilayah RT 05 RW 12 Karangasem, Padukuhan Gempol, Kalurahan Condongcatur. Kegiatan Jegetz kali ini menyasar seluruh warga, baik penduduk lokal, penghuni kos, maupun kontrakan.

Kegiatan ini dilakukan secara mendadak dengan tujuan untuk memastikan kondisi rumah dan lingkungan warga benar-benar bebas jentik nyamuk. Para kader memeriksa bak mandi, tempat penampungan air, pot bunga, dan sudut rumah yang berpotensi menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk Aedes Aegypti.

Selain melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), para kader juga memberikan edukasi kepada warga mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta membagikan bubuk abate secara cuma-cuma untuk mencegah perkembangan jentik nyamuk.

Ketua Jumantik Tanjung II, Anita Septiningsih menegaskan bahwa gerakan Jumantik Kaget merupakan salah satu strategi untuk mewujudkan zero jentik di lingkungan masyarakat.

“Demi terciptanya lingkungan bebas jentik sebagai upaya menekan penyebaran nyamuk Aedes Aegypti, kita perlu gerakan bersama. Harapannya, kasus DBD dapat ditekan semaksimal mungkin,” ujarnya.

Salah satu warga RT 05, Jumilah juga menyampaikan apresiasinya atas kegiatan tersebut.

“Selain bermanfaat untuk kesehatan lingkungan, kegiatan Jumantik Kaget membuat kader lebih dekat dengan warga untuk edukasi dan sekaligus menjadi ajang silaturahmi antarwarga,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Masyarakat pun terlihat antusias menyambut kegiatan ini. Dengan adanya pemantauan rutin, warga menjadi lebih sadar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan 3M Plus (Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang barang bekas, ditambah upaya pencegahan lainnya).

Melalui langkah nyata seperti Jumantik Kaget, Kader Jumantik Tanjung II terus berkomitmen mendukung program kesehatan masyarakat demi terciptanya lingkungan yang sehat, bersih, dan terbebas dari ancaman DBD. (Tri Suhartati – KIM Depok)

image_pdfimage_print
Bagikan: