Sleman – Pemerintah Kapanewon Tempel bekerja sama dengan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dan BKKBN menyelenggarakan Program Makan Bergizi (MBG) untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD. Program ini merupakan upaya percepatan penurunan stunting di wilayah Tempel, Sleman, dan berlangsung di aula Kapanewon Tempel pada Senin (20/10/2025).
Kegiatan ini dihadiri perwakilan Puskesmas Tempel, Tim Pendamping Keluarga (TPK), serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari berbagai kalurahan. Selain sesi edukasi, peserta juga mendapatkan praktik langsung penyusunan menu sehat berbahan pangan lokal yang mudah diperoleh.
Panewu Anom Kapanewon Tempel, Eni Yuliani, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan lintas sektor ini.
“Program MBG bukan sekadar sosialisasi, melainkan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kesehatan ibu dan anak. Pencegahan stunting harus dimulai dari rumah tangga, dengan kesadaran menyediakan makanan bergizi setiap hari,” ujar Eni Yuliani.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di kalurahan-kalurahan.
PLKB Kapanewon Tempel, Edi Santoso, menjelaskan bahwa MBG adalah implementasi program prioritas nasional BKKBN.
“Kegiatan ini mengajarkan masyarakat untuk bijak memilih bahan makanan bergizi seimbang. Tidak perlu mahal, yang penting bergizi dan bervariasi. Telur, ikan, tempe, dan sayuran lokal sudah sangat baik untuk mendukung tumbuh kembang anak,” terangnya.
Sementara itu, perwakilan Puskesmas Tempel, dr. Diana Kusumawati, menegaskan peran penting ibu dalam menjaga asupan gizi sejak masa kehamilan.
“Mencegah stunting dimulai sejak dalam kandungan. Pemeriksaan rutin, konsumsi makanan bergizi, dan pemberian ASI eksklusif menjadi langkah penting untuk memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal,” jelasnya.
Rita Hijaiyah, kader TPK Kalurahan Lumbungrejo, menuturkan bahwa MBG sangat membantu kader dalam mendampingi masyarakat.
“Kami para kader di lapangan berusaha mengedukasi ibu-ibu agar lebih memperhatikan gizi keluarga. Setelah ikut kegiatan ini, banyak peserta jadi tahu bahwa bahan sederhana bisa diolah menjadi menu sehat dan bergizi,” ungkapnya.
Perwakilan SPPG Kapanewon Tempel, Adi Chandra, juga berharap kegiatan MBG dapat dilaksanakan secara berkelanjutan karena pendekatan edukasi dan praktik langsung dinilai efektif.
Acara ditutup dengan penyerahan paket pangan bergizi kepada perwakilan peserta serta komitmen bersama untuk memperkuat gerakan keluarga sadar gizi di wilayah Kapanewon Tempel.
Melalui sinergi pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, Kapanewon Tempel terus berkomitmen mencetak generasi sehat, kuat, dan bebas stunting melalui langkah sederhana namun bermakna, makan bergizi setiap hari. (Sbd/KIM Tempel)


