Sarasehan Kepemudaan: Dorong Pemuda Tangguh, Berkarakter, dan Mandiri

Sleman – Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman memfasilitasi kegiatan sarasehan kepemudaan dengan tema “Pemuda Tangguh, Berkarakter, dan Mandiri”, bagi perangkat Kalurahan Sardonoharjo, karang taruna, dan MPKT Kalurahan Sardonoharjo. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (21/10/2025), di ruang rapat Kalurahan Sardonoharjo.

 Acara tersebut merupakan hasil pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Kabupaten Sleman, Timbul Saptowo, sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan generasi muda di tingkat kalurahan.

Narasumber pertama ialah salah satu praktisi kepemudaan, Adhli Ghaniy menegaskan bahwa Indonesia tengah berada pada puncak bonus demografi 2020–2030. Di mana, penduduk usia produktif mendominasi populasi nasional.

“Jika dikelola dengan baik, momentum ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi, melahirkan inovasi, kewirausahaan, dan perubahan sosial yang positif. Namun jika diabaikan, justru menjadi beban ekonomi, meningkatnya pengangguran usia muda, hingga potensi radikalisasi dan kriminalitas,” ujarnya.

Adhli juga menyoroti problematika pemuda masa kini yang terjebak dalam berbagai bentuk candu seperti game online, media sosial, pornografi, film anime, judi online, hingga perilaku koruptif.

“Candu membuat pemuda kehilangan arah hidup, malas, sulit fokus, dan rentan stres. Hormon bahagia yang dipacu berlebih tanpa kendali justru menjauhkan dari produktivitas,” jelasnya.

Sebagai solusi, ia memaparkan empat pilar pemuda tangguh. Pertama mental, meliputi berani gagal, siap menghadapi tantangan, dan anti overthinking. Kedua, spiritual yaitu memiliki nilai dan prinsip hidup, dan menjauhi korupsi. Ketiga, fisik yaitu menjaga kesehatan dan kebugaran, serta anti malas gerak. Keempat, sosial seperti peduli terhadap lingkungan dan sesama, serta anti kekerasan seperti klitih.

Sementara itu, narasumber kedua, perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman, Sabarudin menyampaikan materi terkait peran pemuda, tantangan, dan potensinya. Ia menekankan pentingnya pemuda untuk memiliki visi dan kontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat.

“Pemuda adalah agen perubahan yang memiliki energi, kreativitas, dan idealisme tinggi. Tantangannya adalah bagaimana potensi besar itu dikelola secara positif untuk kemajuan daerah dan bangsa,” ujar Sabarudin.

Pada kesempatan yang sama, Kamituwo Sardonoharjo, Bayu Kristiyanto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kegiatan seperti ini penting untuk membentuk karakter pemuda Sardonoharjo agar tangguh dan mandiri. Kami berharap peserta dapat menerapkan nilai-nilai yang disampaikan, mengenali potensi diri, mengasah keterampilan, mengelola waktu dan emosi, serta aktif dalam kegiatan organisasi,” ungkapnya. (Andy Ahmad – KIM DSN NGAGLIK)

image_pdfimage_print
Bagikan: