Sleman – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sleman menggelar acara Silaturahmi dan Konsolidasi Organisasi di SD Muhammadiyah Domban 4, Panggeran, Triharjo, Sleman, pada Jumat (24/10/2025). Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat jaringan dan koordinasi antara pimpinan cabang, ranting, dan amal usaha Muhammadiyah.
Kegiatan yang berlangsung pukul 15.00 hingga 17.00 WIB ini dihadiri oleh jajaran anggota PDM dan PDA Sleman, pengurus Pimpinan Cabang dan Aisyiyah (PCM dan PCA) dari wilayah Mlati, Ngaglik, Sleman, Tempel, dan Turi, serta pimpinan amal usaha Muhammadiyah.
Dalam sambutannya, perwakilan PDM Sleman, H. Nasirun, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir, termasuk SD Muhammadiyah Domban 4 selaku tuan rumah. Ia menyontohkan keberhasilan SD tersebut yang kini memiliki lebih dari 200 siswa setelah sempat hampir tutup.
“Ini adalah sebuah upaya bersama yang harus disyukuri dan terus dikembangkan,” ujarnya.
Menurut Nasirun, konsolidasi organisasi di tingkat cabang dan ranting terus diperkuat, salah satunya melalui lomba cabang dan ranting, serta lomba masjid sebagai implementasi fastabiqul khairat. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas cabang dan ranting.
Pada 2025, PDM Sleman mengirimkan beberapa perwakilan ke ajang nasional, seperti PCM Prambanan dan PCM Minggir. Selain itu, PRM Nogotirto dan PRM Nargokaton juga dijadwalkan mengikuti LPCRM PP di Banjarmasin, Kalimantan, pada November.
Acara juga diisi dengan sosialisasi program Surya Citra Madani (SCM), lembaga mitra Muhammadiyah Sleman yang bergerak di bidang pelayanan umrah dan haji. SCM, yang lahir dari semangat kemandirian ekonomi umat, menawarkan layanan umrah dan haji plus dengan prinsip syariah.
H. Nasirun, perwakilan SCM Cabang Sleman, menjelaskan bahwa SCM berupaya membangun ekosistem bisnis syariah yang berorientasi pada dakwah.
“Kami ingin memperkenalkan bagaimana perjalanan umrah dapat menjadi sarana dakwah dan pembinaan rohani bagi jamaah Muhammadiyah,” jelasnya.
PDM Sleman berharap kegiatan ini dapat memperkuat kepemimpinan Muhammadiyah di tingkat akar rumput. Dengan semangat tajdid, setiap cabang dan ranting diharapkan semakin aktif memakmurkan masjid, memberdayakan umat, dan memperluas dakwah.
“Harapannya, setiap cabang dan ranting dapat semakin aktif memakmurkan masjid, memberdayakan umat, dan memperluas dakwah melalui kerja nyata,” pungkas Nasirun. (Arief Hartanto/KIM Turi)


