Sleman – Masjid Aisyah, Ponosaran, Girikerto, Turi, Sleman, kembali menggelar Kajian Ahad Legi pada Ahad (26/10/2025). Kegiatan rutin bulanan ini menghadirkan Ustadz Drs. H. Sigit Warsito, M.A. yang membawakan tausiyah bertema “Jangan Meremehkan Kebaikan Walau Kecil”.
Dalam ceramahnya, Ustadz Sigit mengingatkan pentingnya menghargai setiap amal kebaikan, sekecil apa pun. Ia mengutip sabda Rasulullah SAW: “Jangan meremehkan kebaikan yang kecil, meskipun hanya berbicara dengan wajah ceria. Itulah bagian dari kebaikan.”
Menurut Ustadz Sigit, Islam mengajarkan agar umatnya tidak menyepelekan perbuatan baik, karena setiap amal akan dicatat dan dibalas oleh Allah SWT.
“Kita tidak tahu amal mana yang menjadi sebab seseorang masuk surga. Maka, jangan pernah remehkan senyum, sapaan, atau sedekah kecil,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar tidak menyepelekan dosa, sekecil apa pun. “Orang kafir memandang dosa seperti lalat yang hinggap di hidung, dianggap remeh. Tetapi orang mukmin memandang dosa seperti duduk di bawah gunung, takut gunung itu runtuh menimpanya,” kata Ustadz Sigit, mengutip perumpamaan dari para sahabat.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya keikhlasan dalam berbuat baik dan tidak perlu mengumbarnya kepada orang lain.
“Doa yang paling cepat dikabulkan adalah doa seseorang untuk saudaranya tanpa diketahui. Malaikat pun akan mendoakan kebaikan yang sama bagi yang berdoa,” tuturnya.
Ustadz Sigit juga menyampaikan pesan Rasulullah SAW kepada para wanita muslimah agar tidak meremehkan pemberian tetangga, betapapun kecil nilainya.
“Bagi yang memberi, mungkin itu sesuatu yang sangat berharga. Maka, hargailah pemberiannya, bukan bentuknya,” tutupnya. Kajian ini dihadiri sekitar 110 jemaah. (Arief Hartanto/KIM Turi)


