Sleman – Dwijo Putro kembali terpilih sebagai Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kabupaten Sleman untuk periode 2025–2030. Ia terpilih melalui Musyawarah Daerah (Musda) LPM, yang digelar di Ruang Rapat lantai III Sekretariat Daerah Sleman, Selasa (28/10/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan LPM dari seluruh kalurahan, Kepala Dinas PMK Kabupaten Sleman dan jajarannya, pengurus harian LPM Kabupaten Sleman serta perwakilan Sekretariat LPM Propinsi DIY. Proses pemilihan berlangsung secara demokratis, tertib, dan penuh kekeluargaan.
Dwijo Putro berhasil meraih dukungan mayoritas peserta Musda. Pasalnya, Dwijo Putro merupakan sosok yang telah menunjukkan dedikasi dan kinerja positif dalam memimpin LPM Kabupaten Sleman selama lima tahun. Perannya dalam menjembatani tugas dan peran LPMK di kalurahan tidak diragukan lagi.
Sementara itu kedekatan dengan dinas terkait dan jajaran pemerintahan kabupaten pun tergolong harmonis. Terlebih dalam proses transformasi LPM yang berganti nama menjadi Tuwanggana, Dwijo Putro dalam kedudukannya sebagai koordinator wilayah sangat berperan aktif dan berkontribusi dalam membidani lahirnya Pergub Nomor 12 tahun 2025 tentang Tuwanggana.
Usai terpilih, Dwijo dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk kembali memimpin LPM Sleman.
“Kami akan melanjutkan program pemberdayaan masyarakat yang sudah berjalan, sekaligus memperkuat kolaborasi antara LPM, pemerintah daerah, dan masyarakat. LPM harus menjadi wadah partisipasi warga dalam pembangunan berbasis potensi lokal,” ujar Dwijo.
Sementara itu, perwakilan Dinas PMK Sleman, Agus Waseso menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musda LPM/Tuwanggana Sleman, serta mengucapkan selamat kepada Dwijo Putro atas terpilihnya kembali.
“LPM memiliki peran strategis dalam menggerakkan partisipasi masyarakat. Kami berharap di bawah kepemimpinan Pak Dwijo, LPM Sleman semakin aktif dalam mendukung program pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Agus juga menekankan pentingnya sinergi antara LPM dengan pemerintah kalurahan dalam melaksanakan program-program pembangunan berbasis masyarakat.
“Kami ingin pembangunan di Sleman tumbuh dari bawah, dengan semangat gotong-royong dan kemandirian,” tambahnya.
Dengan terpilihnya kembali Dwijo Putro, diharapkan LPM Kabupaten Sleman dapat semakin solid, inovatif, dan berperan aktif dalam memperkuat kapasitas masyarakat menuju Sleman yang lebih maju dan berdaya saing. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)


