Di tengah tingginya kebutuhan akan stok darah, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman terus berupaya memenuhi permintaan darah untuk pasien di rumah sakit. Fahrul Pamastian Mutu, Pengurus Unit Donor Darah (UDD) PMI Sleman, mengungkapkan bahwa hingga 10 November 2025, stok darah untuk golongan A+ dan O+ masih dalam kondisi kurang, sementara golongan B+ dan AB+ tercatat aman.
Kebutuhan darah di Sleman mencapai sekitar 3.200 kantong per bulan, namun ketersediaan yang berhasil dikumpulkan hanya berkisar 1.900–2.000 kantong.
“Golongan A+ dan O+ menjadi prioritas kami untuk segera dipenuhi, mengingat permintaannya tinggi dan stok yang tersedia semakin menipis,” ujar Fahrul, Selasa (11/11/2025).
Untuk mengatasi hal ini, PMI Sleman mengoptimalkan dua jalur utama, yaitu donor darah dalam gedung dan melalui Mobil Unit. Mereka juga memanfaatkan layanan WhatsApp Gateway untuk menjangkau pendonor aktif secara berkala. Meski telah menggiatkan kegiatan donor massal dan mengandalkan pendonor tetap, upaya tersebut dinilai belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan yang terus meningkat.
Sebagai bentuk inovasi, PMI Sleman menawarkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi pendonor yang datang langsung ke kantor UDD, meliputi pengecekan gula darah, kolesterol, asam urat, serta konsultasi dokter. Selain itu, diadakan undian bulanan berhadiah ponsel dan dijalin kerja sama dengan berbagai instansi, kampus, dan komunitas dalam pengadaan Mobil Unit donor darah.
Fahrul menegaskan bahwa UDD PMI Sleman menjamin mutu dan keamanan darah dengan proses pemeriksaan ketat, mulai dari uji IMLTD, konfirmasi golongan darah, skrining antibodi, hingga pengolahan dan penyimpanan sesuai standar Kemenkes.
Masyarakat dapat memantau ketersediaan stok darah melalui Instagram @utdpmikabsleman atau menghubungi layanan informasi di nomor WhatsApp 0851-6549-3242.
Menutup pernyataannya, Fahrul mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan donor darah sebagai gaya hidup. “Dengan mendonorkan darah, Anda telah membantu menyelamatkan nyawa. Mari datang ke PMI, rutin donor, dan buktikan kepedulian tanpa pamrih,” pesannya. (ESK/KIM DSN)


