Timor Leste Belajar ke Sleman Dalam Menangani Kemiskinan

Sleman – Delegasi dari Negara Timor Leste mengadakan kunjungan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, Kamis (22/10). Ketua Tim Delegasi Timor Leste, Arcangelo De Jesus Leite mengatakan kedatangan mereka merupakan bagian dari upaya reformasi kebijakan sosial di Timor Leste.

Delegasi dari Timor Leste mencoba menggali berbagai kebijakan sosial di negara lain untuk mereformasi kebijakan di negaranya. Negara yang dikunjungi menurut Leite ada 2 yaitu Malaysia dan Indonesia. Leite mengatakan bahwa Indonesia dipilih menjadi salah satu negara yang dikunjungi karena dilihat perkembangannya selama ini telah banyak perubahan yang terjadi setelah terjadi reformasi. Pemerintah Timor Leste menilai penting untuk mendapatkan pengalaman dari Indonesia.

Untuk kunjungan di Indonesia, Sleman dipilih karena dianggap memiliki kemajuan-kemajuan positif yang dirasa perlu untuk dipelajari oleh Pemerintah Timor Leste. Salah satu hal yang ingin dipelajari adalah terkait penanggulangan kemiskinan di Sleman. Leite mengatakan selama ini pemerintahnya masih kesulitan untuk mendapatkan data kemiskinan yang valid karena banyak kepala desa/suku di tempatnya yang memiskinkan warganya ketika dilakukan pendataan.

Sementara itu Asisten Sekda Bidang Administrasi, R Djoko Handoyo SH menyambut baik kedatangan delegasi Timor Leste yang akan berbagi pengalaman dengan Pemkab Sleman. Terkait penanganan kemiskinan Djoko Handoyo mengatakan Sleman sudah memiliki sistem pendataan dan berbagai program kegiatan yang selama ini telah dilaksanakan.

Menanggapi perilaku kepala desa/ suku di Timor Leste yang memiskinkan warganya, Djoko Handoyo juga menyampaikan kalau di Sleman justru ada warga yang menginginkan keluar dari data kemiskinan kerena mereka merasa tidak miskin lagi. Djoko Handoyo mempersilahkan delegasi yang datang ke Sleman untuk berbagi pengalaman bahkan bila perlu ke depan bisa dilakukan kerjasama.

image_pdfimage_print
Bagikan: