Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Pelatihan Ternak Ayam Elba

Sleman – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Turi melalui Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat program ketahanan pangan berbasis jamaah. Salah satu upaya konkret tersebut diwujudkan melalui agenda rapat koordinasi sekaligus pelatihan dan diskusi peternakan ayam yang melibatkan para peternak dan calon peternak di wilayah Kapanewon Turi.

Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (17/12/2025), di Bakmi Jawa Mbak Mpok, Lunggurejo, Turi. Agenda tersebut menjadi bagian dari program penguatan ekonomi umat yang digagas oleh Majelis Ekonomi PCM Turi, khususnya di sektor peternakan sebagai salah satu penopang ketahanan pangan lokal.

Ketua Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata PCM Turi, Marwadi menyebut bahwa kegiatan ini difokuskan pada pelatihan dan diskusi ternak ayam yang akan dipandu oleh seorang peternak ayam elba.

“Kegiatan ini difokuskan pada pelatihan dan diskusi ternak ayam, nanti dipandu oleh Mas Udin PAW yang telah mengembangkan ayam elba,” ujarnya.

Ayam elba sendiri adalah jenis ayam unggul persilangan (introduksi) yang populer di Indonesia. Ayam ini dikenal sebagai ayam petelur produktif dengan karakteristik mirip ayam kampung, dan mampu menghasilkan 280 sampai 300 telur per tahun.

“Telur yang dihasilkan bercangkang putih, lebih tahan penyakit dan irit pakan dibandingkan ayam buras biasa,” kata Mawardi.

Pelatihan ini dirancang tidak hanya sebagai forum penyampaian materi teknis, tetapi juga sebagai ruang diskusi interaktif bagi para peternak. Peserta diharapkan dapat saling berbagi pengalaman, tantangan, serta peluang pengembangan usaha ternak ayam, baik skala rumah tangga maupun usaha produktif yang lebih besar.

Marwadi menegaskan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan sangat bergantung pada partisipasi aktif warga. Melalui kegiatan ini, Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata PCM Turi berharap mampu mendorong kemandirian ekonomi warga, memperkuat sektor peternakan ayam sebagai sumber pangan dan pendapatan, serta menjadikan ketahanan pangan sebagai gerakan bersama yang berkelanjutan di tingkat cabang.

(Arief Hartanto KIM Kertomandiri Turi)

image_pdfimage_print
Bagikan: