Antisipasi Hujan BLH Sleman Petakan Pohon Rawan Tumbang

Sleman – Mengantisipasi  datangnya musim hujan yang diprediksi akan terjadi pada November mendatang, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Sleman sudah mulai melakukan pemetaan dan pemangkasan terhadap pohon perindang yang rawan tumbang.

“Pemangkasan pohon yang rawan tumbang dilakukan untuk menekan kecelakaan yang disebabkan pohon yang sudah rapuh,” kata Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan BLH Sleman, Indra Darmawan di Sleman, Senin (26/10).

Dikatakan Indra,  pada awal musim hujan biasanya ada kecenderungan terjadinya angin kencang, terutama saat masa pergantian musim. Kondisi pohon yang sudah rapuh dinilai membahayakan. Saat musim kemarau banyak pohon yang meranggas, bahkan kering. Kondisi ini membuat pohon menjadi rapuh, baik dahan maupun akarnya sehingga rawan tumbang jika diterpa angin kencang.

Ditambahkan Indra sekarang ini  pihaknya mulai melakukan pemilahan dan dilanjutkan pada pemangkasan pohon perindang yang dinilai rapuh. Penanganan pohon rawan tumbang tersebut dilakukan secara bertahap lantaran banyaknya pohon perindang yang harus ditangani. Di Sleman sendiri tercatat ada sekitar 22 ribu pohon perindang milik Pemkab Sleman. Dan sebagai upaya pencegahan pohon tumbang, pihaknya akan menebang 50 pohon. Usia pohon berkisar 10 tahun ke atas.

“Untuk lokasinya diprioritaskan di tempat-tempat publik dan tepi jalan. Penanganan dilakukan bertahap dan akan dilihat kondisi pohon di lokasi-lokasi tertentu,” kata Indra.

Beberapa lokasi rawan pohon tumbang di antaranya wilayah Kecamatan Ngemplak,  Cangkringan, dan Jalan Magelang.

“Untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat yang mengetahui pohon yang rapuh dan berada di dekat pemukiman untuk segera melaporkan. Begitu ada laporan tim akan segera diterjunkan untuk melakukan penanganannya,” kata Indra.

image_pdfimage_print
Bagikan: