Sleman Siap Jadi Percontohan Penanaman Padi Sistem “Corporate Farming”

DSC_1344 (1024 x 680)Sleman – Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Sleman berkerjasama dengan masyarakat Desa Sumberharjo Kecamatan Prambanan Sleman siap melaksanakan penanaman padi dengan sistem “corporate farming” atau penanaman padi yang lahannya tanpa galengan seluas 50 hektare.

“Sleman memang menjadi percontohan penanaman padi sistem corporate farming atau menanam padi dalam satu lahan yang luas tidak ada galengannya seluas 50 hektare. Dan untuk kegiatan ini telah mendapatkan bantuan peralatan pertanian dari Kementrian pertanian,” kata Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Sleman, Ir Widi Sutikno kepada wartawan di Pres Room Pemkab Sleman, Selasa (27/10).

Menurut Widi, secara tehnis sawah yang ada galenganya secara tehnis  mengurangi luas lahan, karena itu dengan sistem corporate farming ini luas lahan semakin banyak dan diperkirakan hasilnya juga semakin baik. Untuk sistem ini akan segera dilaksanakan untuk masa penanaman bulan Oktober sampai Maret.

“Sekarang ini kita terus melakukan koordinasi dengan Kecamatan dan Desa untuk merumuskan manajemen pelaksanaannya sehingga pengelolaannya nanti tidak menimbulkan masalah diantara para petani yang lahannya digunakan untuk menanam padi,” tambah Widi.

Masalah ini memang perlu manajemen dan penanganan yang baik sebab menyangkut kepemilikan lahan petani, karena itu pengelolaannya nanti akan diserahkan kepada kelompok tani di Prambanan. Untuk bantuan peralatan dari Kementrian Pertanian yang diterima berupa 3 traktor roda empat, 5 traktor tangan, 5 pompa air dan 3 alat tanam.

“Dengan peralatan tersebut pengerjaan lahannya akan lebih mudah, termasuk penanamannya. Jika di Prambanan sistem ini berhasil tidak menutup kemungkinan sistem yang sama akan dikembangkan di  daerah lain di Sleman,” tutur Widi.

Ditambahkan Widi di Sleman ini para petaninya sudah terbiasa menanam padi dengan baik, sehingga dengan areal yang luas dan dikelola dengan baik akan tetap membuat Sleman surplus padi. Dikatakan Widi pada saat ini luas pertanian di Sleman mencapai 49.195 hektare dengan produktifitasnya mencapai 64,25 Kwr/hektare sehingga total produksinya ada 317.943 ton gabah kering giling dan setelah dikurangi untuk konsumsi tercatat ada surplus 108.433 ton beras.

image_pdfimage_print
Bagikan: