Sekda Sleman: Muhammadiyah Berperan Besar Dukung Layanan Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi Daerah

Sleman — Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Susmiarto, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Muhammadiyah Sleman Expo (MSE) perdana yang digelar pada Jumat hingga Minggu, 9–11 Januari 2026, di Sleman City Hall. Menurutnya, Muhammadiyah selama ini memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah, khususnya pada pilar pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Susmiarto menegaskan bahwa kontribusi Muhammadiyah di Kabupaten Sleman telah dirasakan secara nyata baik oleh pemerintah daerah maupun masyarakat luas. Salah satu sektor yang paling menonjol adalah pendidikan, di mana keberadaan amal usaha Muhammadiyah menjadi bagian dari layanan dasar yang sangat krusial dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bumi sembada.

“Peran Muhammadiyah itu sangat besar, terutama di bidang pendidikan. Ini adalah layanan dasar yang sangat menentukan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sleman. Kami melihat konsistensi organisasi ini dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki karakter yang kuat,” ujar Susmiarto saat memberikan sambutan dalam rangkaian pembukaan perhelatan tersebut.

Selain sektor pendidikan, Susmiarto juga menyoroti kontribusi signifikan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di bidang kesehatan. Melalui jaringan rumah sakit, klinik, serta berbagai program edukasi kesehatan hingga tingkat akar rumput, Muhammadiyah dinilai telah berhasil membangun kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat. Upaya preventif dan promotif yang dilakukan organisasi ini dinilai sangat membantu tugas pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan warga.

“Di bidang kesehatan, peran Muhammadiyah juga sangat jelas. Melalui rumah sakit dan layanan-layanan edukasi kesehatan yang menjangkau masyarakat bawah, Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ikut berperan membangun kesadaran masyarakat untuk hidup sehat secara mandiri. Kami sangat terbantu dengan adanya sinergi yang harmonis di sektor pelayanan publik ini,” tegas Susmiarto.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mendorong Muhammadiyah untuk terus mengembangkan dakwah di sektor ekonomi. Penyelenggaraan Muhammadiyah Sleman Expo dipandang sebagai contoh konkret bagaimana organisasi kemasyarakatan dapat berkontribusi langsung dalam penguatan ekonomi umat. Melalui kegiatan ini, Muhammadiyah terlibat aktif hingga tingkat ranting dengan membangun sinergi bersama binaan pemerintah maupun organisasi lainnya.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman, Harjaka, menyampaikan bahwa pameran ini merupakan sarana pembelajaran bagi masyarakat untuk melihat secara langsung gerakan organisasi di berbagai sektor. Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY, Muhammad Ikhwan Ahada, menilai pelaksanaan eksposisi di pusat perbelanjaan sebagai langkah berani dan adaptif yang selaras dengan semangat Muhammadiyah berkemajuan.

Ketua Panitia, Eko Sumardianto, melaporkan bahwa Muhammadiyah Sleman Expo diikuti oleh 52 peserta yang terdiri dari unsur persyarikatan, amal usaha, dan pelaku UMKM. Melalui ajang ini, Pemerintah Kabupaten Sleman berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat guna mewujudkan masyarakat yang sejahtera secara spiritual, sosial, dan ekonomi di masa depan. (Arief Hartanto/KIM Kertomandiri)

image_pdfimage_print
Bagikan: