Sleman — Atrium Rama Sleman City Hall berubah menjadi pusat perhatian ribuan warga selama tiga hari terakhir. Pusat perbelanjaan modern tersebut seolah menjadi markas besar bagi warga persyarikatan dalam perhelatan Muhammadiyah Sleman Expo (MSE) perdana yang berlangsung hingga Minggu (11/1/2026). Kehadiran ribuan pengunjung ini menegaskan posisi strategis Muhammadiyah dalam menggerakkan sektor ekonomi dan pendidikan di Kabupaten Sleman.
Tokoh nasional sekaligus anggota DPD RI, Ahmad Syauqi Soeratno, turut hadir di tengah kerumunan massa dan memberikan pesan tentang wajah baru dakwah di ruang publik. Dalam testimoninya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk eksposisi atau upaya berani Muhammadiyah untuk menunjukkan kualitasnya kepada dunia luar. Menurutnya, menampilkan kemajuan Amal Usaha Muhammadiyah dan Organisasi Otonom adalah bagian dari strategi syiar yang modern.
“MSE ini bukan sekadar pameran biasa, tetapi sebuah eksposisi kekuatan umat. Syiar itu memiliki empat makna utama yaitu dakwah, berbagi ilmu, berbagi jejaring, dan berbagi manfaat. Apa yang kita saksikan di Sleman City Hall hari ini adalah bukti bahwa Muhammadiyah mampu hadir di ruang publik yang inklusif dengan cara yang sangat membanggakan,” tegas Ahmad Syauqi Soeratno di hadapan para pengunjung.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan pesan unik kepada para pengunjung mal agar tetap mengingat investasi akhirat di tengah suasana belanja. Ia mengajak warga untuk mendukung pembangunan gedung kantor PDM Sleman dengan menyisihkan sebagian dana belanja mereka. Ahmad Syauqi menyebut bahwa dukungan tersebut merupakan investasi yang tidak akan lekang oleh waktu dan menjadi modal sosial bagi kemajuan organisasi.
“Bagi Bapak dan Ibu yang rajin berkunjung ke mal, itu tentu baik-baik saja. Namun, jika saat belanja Anda mendapatkan diskon, sisihkanlah nilai diskon tersebut untuk investasi tanah kantor PDM. Harga per meternya hanya tujuh ratus lima puluh ribu rupiah. Ini adalah bentuk nyata kita dalam memperkuat dakwah lewat fasilitas yang memadai,” ajaknya yang disambut riuh antusiasme pengunjung.
Di sisi lain, Kepala Kantor Kemenag Sleman, Nadhif, turut memberikan pandangannya dengan menyebut acara ini sebagai etalase praktik baik yang sejalan dengan semangat moderasi beragama.
“Muhammadiyah Sleman Expo ini adalah dakwah sosial yang sangat menyejukkan dan solutif. Masyarakat bisa melihat langsung bagaimana layanan pendidikan dan kesehatan dikelola dengan profesional. Kami sangat mengapresiasi karena kegiatan ini memberikan dampak nyata bagi umat dan menjadi contoh praktik baik bagi organisasi lainnya,” ujar Nadhif yang hadir bersama Ketua PWM DIY, Muh Ikhwan Ahada.
Ketua PDM Sleman, Harjaka, menutup rangkaian acara dengan rasa syukur yang mendalam. Ia menilai pameran perdana ini sukses menjadi ruang temu publik untuk mengenal lebih dekat khidmat Muhammadiyah di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Melalui kesuksesan ini, Muhammadiyah Sleman optimis dapat terus memberikan kontribusi yang lebih masif bagi kesejahteraan masyarakat di masa mendatang (Ajeng/KIM DSN).


