Sleman – Kegiatan outing class atau pembelajaran di luar kelas dinilai memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini. Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar secara teori di ruang kelas, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung mengenal lingkungan sosial dan layanan publik di sekitarnya.
Hal tersebut terlihat dalam kegiatan outing yang dilaksanakan oleh siswa PG TK Islam Al-Azhar Cairo Yogyakarta di wilayah Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Selasa (20/1/2026). Kegiatan yang didampingi oleh Jawatan Sosial Kapanewon Ngaglik, Rimurhani tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program pendidikan berbasis pengalaman nyata.
Kepala Sekolah PG TK Islam Al-Azhar Cairo Yogyakarta, Restu Widya Ratna Ningsih menyampaikan bahwa outing class bertujuan mengenalkan anak-anak pada lingkungan kecamatan, profesi, dan pelayanan publik sejak dini.
“Anak-anak diajak belajar langsung di lapangan agar mereka lebih memahami kehidupan bermasyarakat, mengenal profesi, serta menumbuhkan rasa percaya diri dan kepedulian sosial,” ujarnya.
Di samping itu, siswa juga diajarkan praktik kedisiplinan sederhana seperti cara mengantre dengan tertib, serta mencuci tangan yang baik dan benar. Edukasi ini bertujuan menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat, sekaligus melatih kesabaran serta sikap saling menghargai sejak usia dini.
Sementara, pendampingan dari Jawatan Sosial Kapanewon Ngaglik, Rimurhani menuturkan bahwa keterlibatan instansi pemerintah dalam kegiatan pendidikan nonformal seperti outing class sangat penting untuk memberikan pemahaman sejak dini tentang fungsi layanan sosial dan pemerintahan.
“Kami ingin anak-anak mengenal bahwa pemerintah hadir untuk melayani masyarakat, sekaligus menanamkan nilai disiplin, sopan santun, dan kebersamaan,” katanya.
Para pendidik menilai bahwa outing class mampu meningkatkan kemampuan motorik, komunikasi, dan rasa ingin tahu anak. Selain itu, interaksi langsung dengan lingkungan luar sekolah dapat memperkuat karakter anak, seperti kemandirian, tanggung jawab, dan sikap menghargai orang lain.
Dengan dukungan berbagai pihak, Rimurhani mengharap kegiatan outing class diharapkan terus menjadi bagian penting dalam metode pembelajaran anak usia dini.
“Program ini tidak hanya memperkaya pengalaman belajar, tetapi juga membentuk generasi yang berkarakter, berwawasan luas, dan siap beradaptasi dengan lingkungan sosialnya,” tandasnya. (ESK – KIM DSN)


