Sleman – Dalam rangka memperkuat peran kader dalam mendukung program Keluarga Berencana, Pusbinaan Kring I Kalurahan Condongcatur menggelar pertemuan rutin pada Selasa (20/1/2026). Pertemuan yang berlangsung di Angkringan Anggajaya tersebut digelar dalam suasana hangat, akrab, dan penuh kebersamaan.
Ketua Pusbinaan Kring I, Suhartini dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota pusbinaan yang tetap aktif mengikuti kegiatan.
“Seluruh kader penting untuk menjaga kekompakan, meningkatkan partisipasi, serta saling berbagi pengetahuan agar setiap kegiatan yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung program kependudukan dan keluarga berencana,” ujarnya.
Sementara, PKB Kapanewon Depok, Siti Juwariyah dalam paparannya menyampaikan berbagai informasi terkait pelayanan Keluarga Berencana (KB) Gratis, yakni pelayanan KB metode IUD dan Implant yang akan dilaksanakan pada 27 Januari 2026 di RS Sadewa.
Ia juga menyoroti tingginya angka pernikahan dini di sejumlah wilayah di Kabupaten Sleman. Hal ini berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan sosial, antara lain KDRT, perceraian, serta kerentanan ekonomi keluarga, terutama pada pasangan yang belum siap secara usia dan mental.
“Di sinilah pentingnya peran kader dan pusbinaan sebagai ujung tombak dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait pendewasaan usia perkawinan serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam kegiatan-kegiatan positif di lingkungannya,” tandasnya.
Melalui pertemuan ini, diharapkan sinergi dan peran aktif Pusbinaan Kring I Kalurahan Condongcatur semakin kuat dalam mendukung keberhasilan program kependudukan dan keluarga berencana.
(Tri Suhartati / KIM Depok)


