Generasi Muda Didorong Jadi Pilar Persatuan Bangsa di Era Digital

Sleman — Generasi muda memiliki peran strategis sebagai pilar persatuan bangsa di tengah derasnya arus digitalisasi. Untuk memperkuat peran tersebut, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman menyelenggarakan pembinaan wawasan kebangsaan bagi generasi muda, dengan tema “Generasi Muda sebagai Pilar Persatuan Bangsa di Era Digital”, Selasa (10/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ketingan Resto, Tirtoadi, Kapanewon Mlati ini, diikuti oleh 75 peserta Karang Taruna Kalurahan Sumberadi, Kapanewon Mlati, Sleman. Acara tersebut menjadi ruang dialog sekaligus penguatan nilai kebangsaan bagi generasi muda agar mampu bersikap bijak dan berkarakter dalam menghadapi tantangan era digital.

Perwakilan Pusat Studi Pancasila Universitas Gadjah Mada (UGM), Diasma Sandi Swandaru, selaku narasumber memaparkan materi tentang aktualisasi nilai-nilai Pancasila di era digital. Ia menekankan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai landasan etika dalam bermedia sosial, berinteraksi di ruang digital, serta menangkal hoaks, ujaran kebencian, dan radikalisme.

“Generasi muda harus mampu mempraktikkan nilai Pancasila secara nyata, termasuk dalam dunia digital, agar persatuan dan toleransi tetap terjaga,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan, Anggono, menyampaikan materi tentang wawasan kebangsaan bagi generasi muda.

“Penguatan ideologi dan karakter bangsa menjadi kunci dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan perwakilan DPRD Kabupaten Sleman, H. Suryana yang memaparkan peran DPRD dalam menumbuhkan wawasan kebangsaan bagi generasi muda. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan elemen masyarakat sangat diperlukan untuk mencetak generasi muda yang nasionalis dan berdaya saing.

Acara berlangsung dinamis dan interaktif dengan diskusi aktif dari para peserta. Antusiasme generasi muda Karang Taruna Sumberadi menunjukkan besarnya minat untuk terlibat langsung dalam upaya menjaga persatuan bangsa di era digital yang terus berkembang. (Andy Ahmad – KIM DSN NGAGLIK)

image_pdfimage_print
Bagikan: