Seleksi Paskibraka Sleman 2026 Digelar Secara Transparan

Sleman — Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) telah merampungkan rangkaian seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 6 hingga 9 April 2026 ini, diikuti oleh ratusan pelajar terbaik dari berbagai SMA dan sederajat di seluruh wilayah Kabupaten Sleman.

Sebanyak 164 peserta putra dan putri menjalani serangkaian tes yang ketat dan bertahap. Proses seleksi ini tidak hanya menguji aspek fisik melalui tes kesamaptaan dan Peraturan Baris Berbaris (PBB), tetapi juga menyentuh aspek intelektual dan ideologi. Para peserta diwajibkan mengikuti pembinaan ideologi Pancasila, tes intelegensi umum, pemeriksaan kesehatan, parade, hingga penilaian kepribadian. Seluruh tahapan tersebut bertujuan melahirkan generasi muda yang unggul secara fisik, berwawasan kebangsaan luas, serta memiliki integritas tinggi.

Kepala Bidang Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Kesbangpol Sleman, Imawan Nur Syaifudin, menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara terbuka dan akuntabel. Penggunaan sistem yang terintegrasi memastikan bahwa setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya tanpa ada intervensi dari pihak luar.

“Proses seleksi ini kami pastikan berjalan sangat transparan dan akuntabel. Setelah seluruh tahapan di daerah selesai, data para peserta akan langsung dikirimkan ke Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) untuk penilaian akhir. Hasil kelulusan nantinya dapat diakses langsung oleh peserta melalui laman resmi, sehingga meminimalisir celah kecurangan,” ujar Imawan Nur Syaifudin di sela-sela penutupan rangkaian seleksi, Kamis (9/4/2026).

Dari total ratusan peserta yang berkompetisi, nantinya akan dipilih 19 putra dan 19 putri terbaik untuk bertugas sebagai Paskibraka tingkat Kabupaten Sleman pada upacara peringatan HUT RI mendatang. Selain itu, terdapat 4 putra dan 4 putri terpilih yang akan melaju ke tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta untuk mewakili Kabupaten Sleman dalam seleksi lanjutan.

Sepanjang proses seleksi, antusiasme dan kedisiplinan para pelajar tampak begitu menonjol. Mereka tetap fokus dan menjaga ketangguhan fisik meski harus menghadapi jadwal tes yang padat. Seleksi ini diharapkan tidak hanya menghasilkan petugas pengibar bendera yang handal, tetapi juga mencetak kader pemimpin bangsa yang mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

Para peserta kini tinggal menunggu pengumuman resmi dengan tetap diimbau menjaga kondisi kesehatan dan semangat juang mereka. Keberhasilan dalam seleksi ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi para siswa untuk terus berkontribusi positif bagi bangsa dan negara melalui jalur pengabdian yang lebih luas di masa depan. (Andy Ahmad/KIM DSN Ngaglik)

image_pdfimage_print
Bagikan: