Sleman — Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Susmiarto, secara resmi mengukuhkan 75 peserta Latihan Dasar (Latsar) Bela Negara Kalurahan Donoharjo. Kegiatan ini mengusung tema “Meneguhkan Kembali Bela Negara di Era Digital untuk Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa.”
Pengukuhan menjadi puncak rangkaian kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 13–15 April 2026, di Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman. Program ini diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sleman dengan melibatkan perwakilan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Susmiarto menegaskan bahwa para Kader Bela Negara diharapkan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Menurutnya, kader tidak hanya dituntut memiliki semangat nasionalisme, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kondusivitas lingkungan.
“Kader Bela Negara harus bisa menciptakan kedamaian, serta berperan aktif dalam membantu menengahi berbagai persoalan atau perselisihan di masyarakat,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan dalam menghadapi arus informasi di era digital. Masyarakat, kata dia, tidak boleh mudah percaya apalagi menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Bijak dalam bermedia sosial adalah bagian dari bela negara di era sekarang,” tandasnya.
Selama pelaksanaan Latsar, para peserta mendapatkan berbagai materi, mulai dari penanaman rasa cinta tanah air, peningkatan kesadaran bela negara, penguatan ideologi Pancasila, hingga wawasan kebangsaan. Peserta juga dibekali pemahaman mengenai implementasi bela negara dalam konteks digital.
Kepala Bidang Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Kesbangpol Sleman, Immawan Nur Syaifuddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik lapangan. Peserta mengikuti berbagai kegiatan seperti senam komando, orientasi lapangan, praktik pengaturan lalu lintas, serta peraturan baris-berbaris.
Ia menambahkan, hingga saat ini Kabupaten Sleman telah memiliki hampir 1.000 Kader Bela Negara yang tersebar di berbagai wilayah.
“Harapan kami, melalui Latsar ini akan semakin tumbuh rasa cinta tanah air, dan para kader mampu menularkannya serta mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sleman berharap dapat memperkuat ketahanan masyarakat, khususnya dalam menghadapi tantangan era digital, sekaligus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
(Andy Ahmad – KIM DSN Ngaglik)


