Ada 20 Titik Rawan Pilkada di Sleman

Sleman – Kapolres Sleman, AKBP Faried Zulkarnaen mengatakan menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 9 Desember besok, aparat Kepolisian Sleman telah memetakan tingkat kerawanan di Sleman yaitu tingkat aman, rawan 1 dan rawan 2. Untuk tingkat aman sudah jelas jika pelaksanaan Pilkada lancar dan tidak ada gangguan. Sedang untuk kategori rawan 1 ada beberapa pertimbangan.

“Kami sudah memetakan selama Pilkada ini ada 20 titip TPS yang kita nilai rawan dan masuk pada tingkat rawan 1,” kata Faried di sela-sela menghadiri pelepasan logistik Pilkada di KPU Sleman, Senin (7/12).

Menurut Faried, beberapa pertimbangan untuk TPS rawan ini antara lain TPS tempat pasangan calon memilih, TPS basis partai pendukung serta TPS beberapa mantan pejabat negara,  TPS yang banyak pemilihnya dan TPS yang ada dipinggiran atau jauh-jauh lokasinya.

“Untuk rawan 2 di Sleman tidak ada dan dalam mengantisipasi kerawanan Pilkada ini Polres Sleman sudah menyiapkan 100 orang anggota polisi termasuk melibatkan anggota dari semua Polsek,” tutur Faried.

Terkait dengan antisipasi serangan fajar atau money politic dikatakan Faried, Polres Sleman telah menerjunkan secara tertutup  Satgas menjelang pemungutan suara yang sekaligus akan memantau wilayah. Bila dalam pemantauan menjelang pemungutan suara ditemukan pelanggaran tentunya akan di proses dan dilakukan penindakan sesuai proses hukum yang berlaku.

Jumlah Satgas yang dilibatkan sekitar 20 orang terdiri dari intelejen dan reskrim. Untuk itu lanjut Faried, polisi butuh informasi dari masyarakat terkait serangan fajar. Selain itu polisi juga mengantisipasi peredaran uang palsu dan pengerahan massa.

“Kami siapkan satu kompi Brimob yang siap siaga bila menerima laporan dari masyarakat untuk mengantisipasi segala kemungkinn yang terjadi selama berlangsung pemungutan suara,” tambah Faried.

image_pdfimage_print
Bagikan: