Sleman – Sebanyak 9 mobil Ambulance dan satu mobil operasional Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman telah diserahkan oleh Penjabat Bupati Sleman, Ir Gatot Saptadi yang didampingi Kepala Dinkes kabupaten Sleman, dr Mafilindati Nuraini MKes di halaman Dinkes Sleman, Selasa (8 /12).
Kesembilan mobil ambulance tersebut diperuntukkan bagi Puskesmas Depok I, Depok II, Gamping I, Kalasan, Godean I, Berbah, Ngemplak I, Ngemplak II dan Puskesmas Seyegan, serta satu mobil operasiona untuk Laboratorium Kesehatan Sleman. Penyerahan mobil ambulance dan mobil operasional tersebut ditandai dengan penandatangan berita acara, dan penyerahan kunci kontak.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan piagam Swasti Sabha Wistana dari Kepala Dinkes Kabupaten Sleman kepada Penjabat Bupati Sleman. Piagam tersebut merupakan piagam di bidang Kesehatan dari dari Kementerian Kesehatan RI. Sebelum penyerahan mobil ambulance dan mobil operasional tersebut Gatot berharap agar baik mobil ambulance maupun mobil operasional tersebut dapat digunakan dan dirawat dengan sebaik-baiknya.
Gatot juga mengingatkan agar mobil tersebut dipergunakan sesuai dengan peruntukannya, jangan hanya disimpan agar tetap baik tetapi tidak digunakan sebagaimana mestinya.
“Mobil ini lebih baik rusak karena dipergunakan untuk pelayanan kepada masyarakat,” kata Gatot.
Disampaikan bahwa, penghargaan dari Pemerintah Pusat bukanlah satu-satunya tujuan, tetapi penghargaan hanya sebagai motivasi untuk mewujutkan sleman lebih baik lagi di bidang kesehatan. Sedangkan yang menjadi komitmen Kabupaten Sleman adalah peningkatan pelayanan kesehatan pada masyarakat, serta tiga pilar yaitu peningkatan Kesehatan, Pendidikan dan peningkatan ekonomi.
Terkait pelayanan mobil Ambulance Gatot berharap agar sitem emergensinya diperhatikan, artinya saat dibutuhkan sopirnya tidak ada, bensinnya tidak ada, hal tersebut tentunya tidak boleh terjadi. Gatot juga yakin bahwa insan kesehatan di Kabupaten Sleman mempunyai hati nurani pengabdian yang tinggi dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Sementara Mafilindati usai penyerahan mobil mengatakan bahwa untuk meningkatkan derajat kesehatan khususnya masyarakat Sleman, selain lingkungan yang sehat juga dengan pembenahan manajemen kesehatan. Manajemen kesehatan meliputi, dari perubahan paaraadigma, penataan organisasi, SDM, pembiayaan dan sarana prasarana.
Disampaikan pula bahwa pelayanan ambulance adalah pelayanan yang diberikan untuk keperluan rujukan dan transportasi atas permintaan pasien.
Pembebasan tarif pelayanan ambulance diberikan kepada Keluarga Miskin dan Rentan Miskin.


