Sleman – Tingginya intensitas curah hujan belakangan ini dapat menyebabkan terjadinya banjir lahar dingin di beberapa sungai yang berhulu di lereng Gunung Merapi dan dapat mengancam jiwa para penambang pasir.
Terkait dengan ancaman banjir lahar dingin tersebut, Penjabat Bupati Sleman, Ir Gatot Saptadi membuat larangan seluruh aktivitas penambangan pada sejumlah sungai yang berhulu di Gunung Merapi.
”Sedimen di puncak merapi masih ada 40 juta meter kubik yang sewaktu-waktu kalau turun hujan dipuncak Merapi dengan intensitas hujan cukup tinggi bisa meluncur ke sungai. Saya ingin penambang saat ini tidak beraktifitas,” tegas Gatot Saptadi, Jumat (18/12).
Sejumlah sungai yang berpotensi teraliri lahar di Sleman seperti sungai Gendhol, Opak serta Boyong saat ini dalam kondisi normal, meski demikian jika luncuran banjir material Merapi dalam volume besar tetap membahayakan masyarakat dikawasan bantaran sungai.
”Pemkab Sleman telah mengerahkan seluruh potensi penanggulangan bencana, sehingga dapat melakukan aksi tanggap secara cepat jika terjadi peristiwa bencana,” kata Gatot.


