Sleman – Hari Sukarelawan PMI yang jatuh pada tanggal 26 Desember secara sederhana diperingati di Rumah Dinas Bupati Sleman, Selasa (29/12) malam. Hadir pada kesempatan tersebut antara lain Penjabat Bupati Sleman, Ir Gatot Saptadi, ketua PMI Cabang Sleman dr Sunartono MKes, Pimpinan Bank BPD Cabang Sleman Nur Iswantoro, dr Endang Puji Astuti mewakili ketua PMI DIY.
Dalam acara tersebut diserahkan beberapa kategori penghargaan, yaitu penghargaan kepada Bank BPD yang telah memberi bantuan berupa Mobil Ambulance, penghaargaan diserahkan oleh Penjabat Bupati Sleman. Penghargaan yang lain diberikan kepada Kantor Pelayanan Pajak Daerah atas partisipasinya dalam penggalangan dana PMI.
Sementara dr Heri Setyanto mendapat penghargaan atas pengabdiannya dan bantuannya dalam mendukung tugas-tugas kemanusiaan. Sebagai mantan pengurus PMI Sleman Warsimin juga mendapat penghargaan, sedangkan penghargaan sebagai relawan diberikan kepada Suranto PS Dr dr Rochmah Laksmi, Sarjur dan Sujarno Hadi Saputro Spd.
Pendonor darah 25 kali diberikan kepada Agus SE, Mekkel Wijaya, Achmad Rizal, Kartinah, Asep Nia Kurnaia, Deni Dwi Nugroho. Sementara penghargaan pelaksana donor darah rutin diberikan kepada RM Pringsewu, RS Hermina, Korp Sukarelawan UNY, dan Yayasan Majelis Tafsir Al Quran.
Gatot dalam sambutannya menyampaikan bahwa berbagai kategori penghargaan PMI, menjadi wujud apresiasi atas dedikasi dan kerja keras para relawan PMI maupun pendonor, yang atas nama kemanusiaan telah ikut mensukseskan program kegiatan PMI Kabupaten Sleman dalam upaya mewujudkan masyarakat Sleman yang sejahtera lahir dan batin.
Disampaikan pula bahwa sebagai daerah yang memiliki potensi bencana, Kabupaten Sleman sangat membutuhkan peran seluruh elemen masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana yang terkonsentrasi pada pencegahan dan pengurangan risiko bencana, karena Pemerintah tanpa dukungan berbagai pihak tentu tidak dapat optimal dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ditambahkan Gatot bahwa kondisi tersebut menyadarkan semua pihak, betapa pentingnya rasa kesetiakawanan, empati dan semangat untuk saling menolong sesama.
“Demikian juga yang telah ditunjukan oleh PMI beserta seluruh relawannya, yang telah bahu-membahu membantu meringankan penderitaan saudara-saudara kita yang terkena musibah,” kata Gatot.
PMI beserta jajaran dan relawan tentu saja menjadi bagian tak terpisahkan dalam menentukan keberhasilan dari suatu operasi penyelamatan (search and rescue), pengerahan bantuan penanganan serta penanggulangan terhadap kejadian musibah atau bencana di Kabupaten Sleman.
Diharapkan penghargaan tersebut tidak hanya menjadi wujud apresiasi, namun sekaligus dapat menjadi pemantik semangat dan motivasi dalam membangkitkan dan meningkatkan nilai-nilai kemanusiaan dan sosial kemasyarakatan secara menyeluruh dalam setiap elemen masyarakat di Kabupaten Sleman.
Sementara itu Ketua PMI cabang Sleman, Sunartono menyampaikan bahwa untuk menopang kegiatan PMI Cabang Sleman akan dibentuk wartawan unit PMI dan untuk sementara yang sudah daftar 15 orang.
Dengan dibentuknya wartawan unit PMI tersebut kegiatan yang selama ini sudah berjalan akan lebih baik lagi, hal tersebut semata-mata tugas kemanusiaan untuk masyarakat. Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan PMI adalah tugas mulia untuk kemanusiaan, dan kejadiannya yang tidak disukai masyarakat, misalnya droping air, itu karena kekeringan, kecelakaan, tetapi apa yang dilakukan insan PMI adalah mulia.
Jelasnya tambah Sunartono, bahwa peristiwa-peristiwa yang ditangani PMI adalah peristiwa yang tidak disukai masyarakat.


