Donasi Eco Enzyme Warnai Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Berbah

Sleman – Forum Lingkungan Hidup (FLH) Kapanewon Berbah menyelenggarakan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 di kawasan Embung Sendangtirto, Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan dihadiri Kepala Bidang Pengendalian Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, Sri Restuti Nurhidayah, Panewu Berbah, Djaka Sumarsono, Panewu Anom Berbah, Ariful Sa’ban, Jawatan Kemakmuran, Ringgo Anthoni Surya, Jawatan Keamanan, Syukri Tanjung, Jawatan Praja, Ari Wibisono, Lurah Sendangtirto, Amir Junawan, jajaran Kapanewon Berbah, unsur Polri dan TNI, pengurus FLH Berbah, serta masyarakat yang peduli terhadap lingkungan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam sehat bersama yang dipandu Yani Andayani dengan instruktur Shanti Daun dan Chaca Blangkon. Setelah itu, seluruh peserta mengikuti aksi clean up atau kerja bakti membersihkan area di sekitar Embung Sendangtirto yang dipimpin Awang Kurniawan.

Usai kegiatan bersih-bersih, Panewu Berbah memimpin simbolis donasi dan penuangan Eco Enzyme (EE) ke perairan Embung Sendangtirto. Eco Enzyme merupakan cairan hasil fermentasi limbah organik berupa sisa buah, molase, dan air yang difermentasi selama kurang lebih tiga bulan.

Yaya, bersama Wiwien dan Icha memandu kegiatan donasi Eco Enzyme, menjelaskan bahwa penuangan EE bertujuan membantu menjaga kualitas air embung, mendukung keseimbangan ekosistem perairan, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemanfaatan limbah organik rumah tangga.

Panewu Berbah, Djaka Sumarsono dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada FLH Berbah yang tetap mampu menyelenggarakan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia meskipun dengan keterbatasan anggaran.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan menumbuhkan semangat masyarakat Berbah untuk semakin peduli terhadap lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah. Persoalan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, Sri Restuti Nurhidayah, memberikan apresiasi atas inisiatif FLH Berbah dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Menurutnya, tidak banyak komunitas yang secara mandiri menyelenggarakan kegiatan peringatan seperti ini. Ia menjelaskan bahwa meskipun Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati setiap 5 Juni, pelaksanaan kegiatannya dapat dilakukan sepanjang bulan Juni.

Sri juga mengingatkan pentingnya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dengan tidak membakar sampah, terutama sampah plastik.

“Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini adalah Saatnya Bekerja untuk Iklim. Kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan dan menghentikan kebiasaan membakar sampah plastik karena dampaknya sangat berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan,” kata Sri.

Melalui kegiatan ini, FLH Berbah berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola sampah secara berkelanjutan terus meningkat sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari. (Kusnadi KIM Berbah)

image_pdfimage_print
Bagikan: