Sekolah Rabu Tempel Perkuat Pemberdayaan Masyarakat melalui Pendidikan Nonformal

Sleman – Di Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, semangat belajar sepanjang hayat diwujudkan melalui Sekolah Rabu, sebuah kegiatan pendidikan masyarakat yang terbuka bagi seluruh warga tanpa memandang usia, jenis kelamin, maupun latar belakang pendidikan.

Pendopo Kapanewon Tempel tak hanya menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan pemerintahan. Setiap Rabu pada minggu pertama dan ketiga setiap bulan, pendopo tersebut disulap menjadi ruang belajar bersama yang menghadirkan berbagai materi edukatif bagi masyarakat. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–11.30 WIB ini menawarkan beragam pembelajaran, mulai dari keterampilan praktis hingga pengetahuan umum yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan kali ini dhadir Panewu Anom Kapanewon Tempel, Eni Yuliani didampingi Ketua Pokja II PKK Kapanewon Tempel, Dewi Sulastri, yang memberikan dukungan sekaligus memantau jalannya kegiatan.

Kepala Sekolah Rabu, Ida Ery Kurniawati menjelaskan bahwa setiap peserta hanya dikenai iuran sebesar Rp3.000 setiap kali mengikuti kegiatan.

“Dengan biaya yang sangat terjangkau, masyarakat dapat belajar berbagai keterampilan maupun pengetahuan yang bermanfaat,” ujarnya saat ditemui di sela-sela kegiatan, Rabu (1/7/ 2026).

Pada pertemuan kali ini, sekitar 35 peserta yang didominasi kaum ibu mengikuti pelatihan pembuatan brownies crispy berbahan dasar talas. Selain menambah keterampilan, pelatihan ini juga membuka peluang bagi peserta untuk mengembangkan usaha kuliner rumahan dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar.

Terkait materi pembelajaran, Ida menjelaskan bahwa tidak ada batasan mengenai materi yang dapat diajarkan. “Apa pun yang sedang dibutuhkan masyarakat bisa menjadi bahan pembelajaran. Mulai dari hukum, psikologi, kesehatan, kewirausahaan, kuliner, kerajinan tangan, tata boga, hingga berbagai keterampilan lainnya dapat dipelajari di sini,” tandasnya.

Program yang telah berjalan sekitar 15 tahun ini berada di bawah koordinasi Pokja II PKK Kapanewon Tempel. Keberlangsungannya menjadi bukti konsistensi gerakan pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan nonformal.

“Alhamdulillah, dari hasil usaha yang kami kelola sendiri, penyelenggaraan Sekolah Rabu dapat berjalan mandiri. Kebutuhan bahan praktik, peralatan, hingga kompensasi narasumber dapat kami penuhi tanpa bergantung pada bantuan dari luar,” tutur Ida. (Sadhono Hadi/KIM Senyum Tempel)

image_pdfimage_print
Bagikan: