Sleman – Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Donoharjo kembali menorehkan prestasi dengan meraih Juara II dalam Lomba FKPM Tingkat Polresta Sleman yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Rabu (1/7/2026).
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi FKPM Donoharjo karena merupakan pencapaian kedua di ajang lomba yang diselenggarakan kepolisian. Sebelumnya, FKPM Donoharjo juga berhasil meraih Juara II Lomba FKPM Tingkat Polda DIY pada tahun 2023.
Wakapolresta Sleman, AKBP Sudarmawan usai penyerahan hadiah menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, khususnya para anggota FKPM yang selama ini aktif melakukan kegiatan preventif guna mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Menurutnya, situasi yang kondusif di Kabupaten Sleman saat ini tidak terlepas dari peran serta masyarakat dan FKPM dalam menjaga keamanan lingkungan.
Ia menegaskan bahwa gangguan kamtibmas tidak akan terjadi apabila masyarakat memiliki kepatuhan terhadap hukum, baik hukum tertulis maupun norma yang hidup di masyarakat, serta memiliki kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitarnya.
“Kami berharap tidak hanya FKPM, tetapi seluruh masyarakat dapat menjadi polisi bagi dirinya sendiri, bagi keluarganya, bagi tetangganya, dan bagi lingkungan yang lebih luas. Jika prinsip itu dimiliki bersama, saya yakin Sleman akan semakin aman,” ujarnya.
AKBP Sudarman juga menekankan pentingnya peran FKPM dalam melakukan problem solving atau penyelesaian masalah di tingkat masyarakat. Menurutnya, FKPM bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, aparat Polri dan TNI perlu duduk bersama untuk mencari akar permasalahan sehingga dapat diselesaikan sejak dini.
”Apabila suatu persoalan berada di luar kewenangan FKPM maupun aparat setempat, forum tersebut dapat memberikan rekomendasi kepada instansi atau dinas terkait yang memiliki kewenangan untuk menindaklanjutinya,” tandas AKBP Sudarman.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pendekatan pencegahan harus dilakukan sebelum permasalahan berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
”Gejala-gejala kenakalan remaja, potensi tawuran, maupun persoalan sosial lainnya perlu segera dibahas bersama untuk menemukan solusi yang tepat,” pungkasnya.
”Kalau semua unsur masyarakat, mulai dari FKPM, RT, RW, tokoh masyarakat, tokoh agama hingga aparat terlibat aktif, maka situasi yang aman dan nyaman akan terus terjaga. Dampaknya, perekonomian meningkat dan kesejahteraan masyarakat juga akan semakin baik,” sambung AKBP Sudarman.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin selama ini. Ia berharap sinergi antara masyarakat dan kepolisian terus diperkuat sehingga pelayanan kepolisian kepada masyarakat dapat semakin profesional dan optimal.
Sementara itu menurut Bendahara FKPM Donoharjo, Suratmi perolehan Juara II tersebut merupakan simbol angka di tingkat Polresta.
“Menurut saya, juara II itu sebagai simbol angka urutan di tingkat Polresta Sleman. Namun yang lebih penting FKPM bisa menjadi juara di hati masyarakat Donoharjo, khususnya dikala dibutuhkan masyarakat kami bisa hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman. FKPM tidak kemana mana tapi FKPM ada di mana-mana,” tutur Suratmi. (Endarwati/KIM Donoharjo Ngaglik)


