Sleman – Akses mobilitas dan konektivitas antarpadukuhan di wilayah Kapanewon Godean kini semakin lancar. Bupati Sleman Harda Kiswaya meresmikan Jembatan Berjo Kidul–Berjo Kulon yang terletak di Kalurahan Sidoluhur, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman, Selasa (30/6/2026). Infrastruktur baru ini berfungsi vital sebagai jalur penghubung utama yang mempermudah akses perekonomian warga menuju Jalan Godean.
Pembangunan jembatan strategis ini menjadi bukti nyata kokohnya iklim gotong royong di tingkat akar rumput. Proyek infrastruktur tersebut berhasil dirampungkan berkat kolaborasi anggaran yang bersumber dari dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemerintah Kabupaten Sleman sebesar Rp224.000.000, serta disokong oleh dana swadaya mandiri dari masyarakat setempat yang menembus angka Rp155.000.000.
Lurah Sidoluhur, Hernawan Zudanto, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas besarnya kontribusi serta kesadaran sipil yang ditunjukkan oleh warga di dua padukuhan tersebut. Keaktifan warga ini dinilai mempercepat realisasi pembangunan fisik di desanya.
“Apresiasi tinggi untuk swadaya masyarakat Padukuhan Berjo Kidul dan Berjo Kulon yang telah diberikan untuk pembangunan jembatan ini. Dan dapat kami sampaikan kedua padukuhan ini termasuk lunas PBB (Pajak Bumi dan Bangunan). Sekali lagi kami ucapkan terima kasih untuk bapak ibu semua atas dukungannya,” kata Hernawan Zudanto saat memberikan laporan di lokasi peresmian.
Gayung bersambut, Bupati Sleman Harda Kiswaya juga melayangkan pujian terhadap keharmonisan hubungan yang terjalin antara jajaran Pemkab Sleman, Pemkal Sidoluhur, dan seluruh elemen warga. Menurutnya, skema pembiayaan bersama dan kerja bakti fisik ini merupakan wajah ideal dari manajemen pembangunan daerah modern.
“Saya sangat senang dengan kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah kelurahan dapat terwujud nyata di Kalurahan Sidoluhur ini. Di mana peran masing-masing bisa terwujud. Ini sebuah contoh kolaborasi pemerintahan yang saat ini memang harus seperti ini,” ujar Harda Kiswaya secara langsung.
Lebih lanjut, Harda menegaskan komitmen Pemkab Sleman untuk terus mendistribusikan program pembangunan yang berkualitas dan merata demi mewujudkan masyarakat yang maju, adil, makmur, serta lestari. Guna memastikan seluruh proyek fisik di Sleman memiliki daya tahan yang lama dan bebas dari penyelewengan, ia secara khusus meminta warga untuk tidak segan bertindak sebagai pengawas independen di lapangan.
“Oleh karena itu, saya nyuwun (mohon) dibantu untuk pengawasan-pengawasan di lapangan agar kualitas pembangunan kita bisa terwujud nyata. Silakan sampaikan kepada kami jika ada yang tidak sesuai,” pungkas Harda Kiswaya.


