SLEMAN – SMP Muhammadiyah 3 Depok resmi memulai pelaksanaan program Baca Tulis dan Tahsin Al-Qur’an (BTHQ) bagi para siswa kelas VII. Acara pembukaan bertajuk kick off tersebut diselenggarakan di Masjid Jenderal Sudirman, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, pada Selasa (21/07/2026).
Kegiatan pengembangan keagamaan tersebut diikuti oleh sebanyak 137 murid kelas VII. Sebelumnya, seluruh peserta telah menjalani proses screening atau pemetaan kemampuan awal membaca Al-Qur’an guna membagi kelompok belajar sesuai dengan tingkat pemahaman masing-masing siswa.
Kepala SMP Muhammadiyah 3 Depok, Hasanudin, menegaskan bahwa penanaman tradisi mengaji ini merupakan landasan penting sekolah dalam mencetak generasi muda yang berkarakter islami dan menjadikan Kitab Suci sebagai panduan hidup.
“Al-Qur’an bukan hanya pedoman hidup, tetapi juga menjadi cahaya yang akan menemani setiap manusia. Karena itu, belajarlah membaca Al-Qur’an dengan sungguh-sungguh dan peganglah erat Kitab Allah sebagai tuntunan kehidupan,” ujar Hasanudin.
Dalam kesempatan tersebut, Hasanudin juga menyampaikan kisah hikmah antara Khalifah Harun Ar-Rasyid dan Bahlul untuk mengingatkan para siswa mengenai pentingnya keseimbangan antara mengejar ilmu duniawi dan mempersiapkan bekal keimanan.
Pihak sekolah menargetkan seluruh siswa yang belum lancar membaca Al-Qur’an dapat membaca dengan baik dan benar sesuai kaidah tajwid dalam kurun waktu satu semester. Bagi peserta yang sudah lancar, pembelajaran akan difokuskan pada peningkatan kualitas bacaan (tahsin) serta pembinaan hafalan (tahfiz).
Melalui program BTHQ ini, SMP Muhammadiyah 3 Depok berkomitmen memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan guna melahirkan generasi yang berakhlak mulia dan mencintai Al-Qur’an. (Athiful/KIM Depok)


